Satu SSK Brimob Bone BKO di Makassar Amankan Demo Penolakan Omnibus Law

  • Whatsapp
Satu SSK Brimob Bone BKO di Makassar Amankan Demo Penolakan Omnibus Law

Satu SSK Brimob Bone BKO di Makassar Amankan Demo Penolakan Omnibus Law

MAKASSAR, UPEKS.co.id —Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, kini berada di Makassar untuk  melakukan pengamanan aksi unjuk rasa di kantor Gubernur Sulsel, Jumat (9/10/20).

Bacaan Lainnya

Pasukan elit Polri yang bertugas di Kabupaten Bone itu, di BKO kan melakukan pengamanan unjuk rasa menolak  UU Cipta Kerja yang masih terus berlangsung di beberapa daerah di Indonesia termasuk Kota Makassar.

Untuk itu atas perintah dari Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel, Batalyon C Pelopor diminta untuk  melaksanakan penebalan pengamanan aksi unjuk rasa di Makassar.

Sebelum menuju Makassar, terlebih dahulu digelar apel pemberangkatan personel yang dipimpin langsung oleh  Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, sekitar pukul 03.00 WITA  subuh.

Tak hanya memimpin apel pemberangkatan personel, namun Danyon C Pelopor langsung memimpin 1 Satuan  Setingkat Kompi (SSK) Pasukan Brimob Bone dalam pengamanan unjuk rasa yang sering kali diakhiri dengan  tindakan anarkis ini.

Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan mengatakan, ini merupakan bentuk dari kesiapan  personel Batalyon C Pelopor dalam mewujudkan Bhakti Brimob Untuk Indonesia.

“Jadi kapanpun, dan dimanapun, kami selalu siap bergerak ketika tugas memanggil. Hal ini sudah menjadi tugas  kami sebagai Pasukan Brimob Polri yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara agar kondusifitas Kamtibmas  tetap terjaga, ” kata Ichsan.

“Dan semoga perjalanan dan tugas kami selama di Makassar dapat terlaksana dengan aman, tertib dan lancar,”  harap mantan Kasubbag Renmin Satbrimob Polda Sulsel ini.

Terpisah, Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Anis, mengimbau kepada para demonstran yang turun ke jalan agar tetap tertib dalam menyampaikan aspirasinya.

” Saya mengimbau kepada masyarakat dan adik-adik mahasiswa yang turun ke jalan dalam menyampaikan  aspirasinya agar tetap menjaga ketertiban umum dan tidak terpancing oleh isu-isu provokasi yang dapat  menimbulkan aksi-aksi di luar batas yang dapat menimbulkan korban dan kerugian materil,” imbuhnya.(Jay)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *