Sasar 600 Masjid, Baznas Enrekang Akan Gelar Gerakan Sadar Zakat

  • Whatsapp
Sasar 600 Masjid, Baznas Enrekang Akan Gelar Gerakan Sadar Zakat

Sasar 600 Masjid, Baznas Enrekang Akan Gelar Gerakan Sadar Zakat

ENREKANG, UPEKS.co.id — BAZNAS Enrekang akan melaksanakan Gerakan sadar Zakat melalui Hutbah Jumat
pada seluruh masjid yang melaksanakan shalat Jumat di 129 Desa dan Kelurahan yang ada di Kabupaten
Enrekang. Baharuddin, Pimpinan BAZNAS Enrekang mengatakan, rencananya sekitar 600 Masjid yang akan  disasar sesuai data Masjid dari Kantor Kementerian Agama Enrekang.

Bacaan Lainnya

Menurut Baharuddin, SE. MM yang juga penanggungjawab gerakan sadar zakat Pimpinan Baznas Enrekang  Muballig yang akan dilibatkan adalah para Muballig yang menguasai materi Zakat.

” Kami juga menyiapkan teks Hutbah seragam, dan referensi buku hutbah zakat dan buku praktis berzakat.  Kegiatan Hutbah seragam Zakat mengangkat tema” Peran Lembaga Zakat dalam optimalisasi pengumpulan dan  pendistribusian zakat. BAZNAS Enrekang akan bekerjasama dengan Kors Muballig Kecamatan dan Panitia Masjid
yang selama ini sudah punya jadwal hutbah, kami menyiapka konten teks materi Hutbahnya”. Kata Bahar.

Baharuddin mengatakan gerakan sadar zakat adalah kampanye zakat dalam rangka penyadaran akan kewajiban  rukun Islam. Konsep Zakat adalah system’ ekonomi Islam yang berkeadilan sosial, kepemilikan harta seseorang  wajib berbagi kepada orang yang kurang beruntung atau fakir miskin dan 8 asnap golongan yang punya hak  terhadap kepemilikan harta seseorang.

Lebih jauh dia menjelaskan Baznas mencoba menjalankan syariat Zakat dan ingin membuktikan jika di  Kabupaten Enrekang melalui proses kelembagaan BAZNAS Enrekang, sebagaimana tegaknya system Zakat  pada masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz, Bahar yakin betul bahwa konsep Zakat ini sebagai solusi atas system’
cavitalis yang berlaku selama ini.

Pemerintah Kabupaten Enrekang bersama Baznas sudah empat tahun telah mencoba dan masyarakat Enrekang  telah merasakan manfaatnya.

” Sehingga upaya kami fokus pada penyadaran kewajiban berzakat. Konsep zakat  relevan dengan tagline TOBANA, tolong menolong bantu membantu. dana infaq dan shodaqoh selama ini di
salurkan lewat bantuan sosial keluarga dan pembangunan masjid”. Ujarnya.

“Sosialisasi gerakan sadar zakat yang sasarannya pada jamaah masjid karena simpul jamaah masjid tergabung  kelompok masyarakat Muzakki dan Mustahik, serta Amil Zakat. Ketiga pelaku zakat jika mereka sepaham tentang  konsep Zakat sungguh luar biasa. Memang target kita masjid akan jadikan basis pengelolaan zakat yang optimal di  masa datang sangat prospek.UPZ Masjid akan di kuatkan lembaganya, kuatkan kerjasama dengan panitia
pembangunan masjid”. Sambung Dosen UM Enrekang ini.

Gerakan sadar zakat melalui Hutbah Jumat hanyalah satu instrumen sosialisasi dari sekian improvisasi Dilakukan
BAZNAS Enrekang. BAZNAS Enrekang akan terus berbenah diri menyiapkan Lembaga layanan Mustahik dan  layanan Muzakki. (Sry).

Pos terkait