PT Semen Tonasa Raih Penghargaan SMK3 dari Kemenaker RI

  • Whatsapp
PT Semen Tonasa Raih Penghargaan SMK3 dari Kemenaker RI

PT Semen Tonasa Raih Penghargaan SMK3 dari Kemenaker RI

PANGKEP,UPEKS.co.id— PT Semen Tonasa berhasil meraih penghargaan Sistem Manajemen Keselamatan dan  Kesehatan Kerja (SMK3) dari Kementrian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI.

Bacaan Lainnya

Penyerahan penghargaan SMK3 ini dilaksanakan secara virtual via zoom meeting, PT Semen Tonasa diwakili oleh  Kepala Unit Sistem Manajemen, Susi Sudarsih bersama jajarannya, di Ruang Rapat Sismen Lantai 5 Kantor Pusat  PT Semen Tonasa, Kamis (6/10/2020).

Penghargaan K3 merupakan agenda tahunan Kementrian Tenaga Kerja yang bertujuan untuk meningkatkan  pelaksanaan K3 kepada perusahaan, pemerintah daerah, pekerja, dan berbagai pihak yang terkait dalam  penerapan K3.

Penghargaan ini meliputi penghargaan kecelakaan nihil, penghargaan SMK3, penghargaan  program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja, dan penghargaan pembina K3 untuk  gubernur.

Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah dalam sambutannya mengatakan, kunci kelangsungan usaha dan  kesejahteraan pekerja akan tercapai jika tercipta produktivitas kerja yang tinggi. Produktivitas, lanjut dia, akan  terwujud jika syarat kelayakan dan keselamatan kerja di tempat kerja dapat dipenuhi. Dengan demikian  kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dapat dihindari.

“Hal ini sejalan dengan mandat dari SDGs yang hendak dicapai pemerintah, yakni pengentasan segala bentuk  kemiskinan sebagai tujuan pertama dan mempromosikan pekerjaan yang layak, sehingga penegakan disiplin  norma K3 pada dunia usaha di saat pandemi Covid-19 ini sangat penting,” katanya.

Menurut Menteri Ida, penegakan norma K3 menjadi sangat penting, karena akan menjaga kelangsungan usaha  sekaligus menjaga keselamatan pekerja di tempat kerja.

Terkait dengan itu, ia mengaku, telah menandatangani  keputusan Menteri Ketenagakerjaan nomor 13 tahun 2020 tentang pedoman penyusunan perencanaan  keberlangsungan usaha dalam menghadapi pandemi penyakit.

“Keputusan ini agar dapat dijadikan sebagai pedoman semua perusahaan, dengan demikian recovery ekonomi  dari dampak pandemi bisa terus kita lakukan,” tandasnya.

Menteri Ida menjelaskan, penganugerahan dan penghargaan keselamatan dan kesehatan kerja pada hari ini  adalah salah satu agenda tahunan dalam rangka terus mengkampanyekan K3. Penghargaan ini diberikan kepada  pihak-pihak yang telah berhasil menerapkan K3, baik yang kategori nihil kecelakaan, sistem manajemen K3  pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja maupun kategori Pembina K3.

“Acara yang kita lakukan pada hari ini berupa penghargaan upaya tersebut sudah memperlihatkan hasil, dimana  perusahaan yang mempertahankan Zero accident setiap tahunnya mengalami peningkatan karena pada tahun  2019 misalnya terdapat 1.052 perusahaan penerima penghargaan Zero accident, tahun 2020 jumlahnya  meningkat sebanyak 1.237 artinya terjadi peningkatan sebesar 12,4%,” jelasnya.

Kepala Unit Sistem Manajemen PT Semen Tonasa, Susi Sudarsih menuturkan, sertifikat SMK3 ini diberikan  kepada perusahaan yang menerapkan sistem ini sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor 50 Tahun 2012. PT  Semen Tonasa di Assesment pada bulan Maret 2020, namun karena adanya pandemi Covid-19, penyerahan
SMK3 yang berlaku tiga tahun ini baru bisa dilaksanakan pada Oktober ini.

“PT Semen Tonasa selalu konsisten dalam penerapan SMK3, kami juga selalu memenuhi persyaratan yang  ditetapkan dalam SMK3 ini. Sehingga hasil assesment menetapkan bahwa PT Semen Tonasa berhak atas  penghargaan SMK3 ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Unit Humas Semen Tonasa, Said Chalik mengapreasi pencapaian perusahaan atas  penghargaan ini. SMK3 di tempat kerja, kata dia, bukan hanya penting dari sisi pekerja saja. Tetapi juga penting  bagi sisi perusahaan, di mana akan memberikan dampak kepada perusahaan.

“Salah satu upaya peningkatan kualitas K3 di lingkungan kerja adalah dengan terus membudayakan K3 dan  kerjasama semua pihak dalam menyelenggarakan SMK3 dengan konsisten oleh semua pihak,” terangnya.

Said mengaku, jika K3 saat ini menjadi perhatian khusus seluruh perusahaan, terutama perusahaan BUMN seperti PT Semen Tonasa. Krena saat ini K3 merupakan syarat sebuah kelanjutan perusahaan untuk terus bertahan. (rls).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *