MAKASSAR, UPEKS.co.id– Meski kondisi perekonomian global dan nasional dalam tekanan akibat pandemi Covid-19, namun PT Pegadaian (Persero) Kanwil VI Makassar mampu mencatat kinerja yang cukup memuaskan.
Pencapaian kinerja Pegadaian Kanwil VI Makassar yang meliputi Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawei Barat, Sulawesi Tenggara dan Maluku tercermin dari realisasi bisnis yang mampu melampaui target pada triwulan III- 2020.
“Secara umum kinerja bisnis kami sudah mencapai target tahun ini pada bulan September 2020. Sampai akhir tahun kami optimis bisa melewati kinerja tahun lalu,” kata Alim Sutiono, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Makassar, saat memaparkan kinerja Pegadaian Kanwil VI Makassar Triwulan III-2020, di kantornya, Kamis (15/10/2020).
Dijelaskan, raihan positif yang dicapai tidak hanya pada produk yang mendukung upaya pemerintah dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN), tetapi juga ditopang oleh salah satu produk andalannya yakni cicilan emas yang disebut sebagai primadona bagi masyarakat.
Di tengah kelesuan akibat pandemi, Alim mengaku mendapat apresiasi setelah Pegadaian Kanwil VI Makassar diberikan penghargaan sebagai kantor wilayah dengan kinerja terbaik.
Menurutnya, pencapaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras dan sinergitas di internal Kanwil VI Makassar, termasuk peran media yang membuat masyarakat teredukasi terkait produk yang ditawarkan Pegadaian Kanwil VI.
Alim menambahkan, Gadai Peduli sebagai salah satu produk yang mendukung program PEN juga cukup membantu masyarakat di tengah kondisi sulit.
Gadai Peduli, kata dia, merupakan bentuk kepedulian perseroan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, dengan menyalurkan pinjaman bebas sewa modal atau bunga 0%.
Berdasarkan data, per September 2020, lewat program Gadai Peduli sudah tersalur pinjaman sebesar Rp197,73 miliar lebih, kepada 294.671 orang nasabah.
“Gadai Peduli ini merupakan program gadai tanpa bunga yang diberikan kepada nasabah kelas menengah kebawah dengan nilai pinjaman maksimal Rp 1 juta. Ini berlaku untuk satu Kartu Keluarga (KK) satu orang,” jelasnya.
Alim mengaku, positifnya kinerja perseroan di tengah wabah virus corona tidak terlepas dari maksimalnya penerapan layanan berbasis digital.
“Layanan digital kami ini memang sudah ada sebelum pandemi, karena itu sekarang layanan digital kami bisa lebih maksimal menunjang kinerja bisnis,” pungkasnya.
Dalam agenda pemaparan tersebut, Alim Sutiono didampingi Manajer Bisnis PT Pegadaian Kanwil VI Makassar Rosyid Hamidi, Deputi Area Makassar 1 Eko Suprianto, Deputi Area Makassar 2 Asih Subekti serta Muh Idris Mappakaya selaku Manajer Humas PT Pegadaian Kanwil VI Makassar. (eky)




