MAKASSAR, UPEKS.co.id — Personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, telah melaksanakan tugas pengamanan aksi unjuk rasa (Unras) penolakan terhadap UU Omnibus Law Cipta di Kantor Gubernur Sulsel.
Selama lima hari bertugas di Kota Daeng, mulai 9 hingga 13 Oktober 2020, personel Batalyon C Pelopor Polda Sulsel di bawah komando Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor, Kompol Nur Ichsan, tetap menjunjung tinggi sikap humanis.
Proses pengamanan yang dilakukan personel Brimob Bone, bukan tanpa tantangan. Nyawa pun dipertaruhkan. Hal itu bisa dilihat dari aksi anarkis yang ditunjukkan pengunjuk rasa, seperti melakukan pelemparan petugas, pengerusakan fasilitas negara/umum, membawa bom molotov, hingga busur.
“Namun, Alhamdulillah selama tugas pengamanan kami (Batalyon C Pelopor Polda Sulsel, red) di Kantor Gubernur, hal tersebut tidak terjadi,” ucap Kompol Nur Ichsan, Rabu (14/10/20).
“Satu SSK atau sebanyak 100 personel yang diterjunkan bisa kembali ke Bone. Alhamdulillah semuanya dalam kondisi sehat dan kembali bertugas di Batalyon, ” sambung Ichsan.
Proses pengamanan selama Unras, tidak mudah. Personel berjaga mulai pukul 07.00 hingga 21.00 Wita dan selanjutnya harus tetap standby di tempat mana kala ada perkembangan situasi yang membutuhkan kehadiran Brimob.
“Setelah tugas di lapangan, kami tetap standby di tempat manakala ada kejadian atau perkembangan situasi yang membutuhkan kehadiran Brimob, kami harus hadir, ini sebagai wujud nyata bhakti Brimob untuk masyarakat,” terang Ichsan.
Beratnya tugas yang dipikul personel Brimob Bone tersebut, terbayarkan mana kala bisa komunikasi dengan orang terkasih. Saling memberikan kabar dan doa keluarga menjadi dorongan untuk tetap semangat dalam menjalankan tugas
“Untuk berkabar pasti dilaksanakan minimal pagi sebelum tugas. Ya sembari menanyakan keadaan keluarga dan tentu mohon doa agar dalam pelaksanaan tugas bisa aman dan terhindar dari musibah. Tidak sampai disitu saja, momen istirahat personel mengisinya untuk video call bercengkerama melepas rindu dengan keluarga,” ucapnya.
Sementara itu, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Anis menuturkan, kondisi berangsur-angsur kondusif. Namun demikian, seluruh personel di Tanah Air, termasuk di Sulsel terus bersiap siaga bilamana sewaktu-waktu dibutuhkan harus siap digerakkan.
“Karena situasi di Makassar sudah kondusif maka Brimob Yon C Pelopor bisa kembali ke Mako. Namun harus tetap siaga sewaktu – waktu dibutuhkan harus siap bergerak,” tutur Muhammad Anis.(Jay)




