PARIWARA

Lewat Goes to Customer, BPJS Kesehatan Dengarkan Curhat Pasien Cuci Darah

Lewat Goes to Customer, BPJS Kesehatan Dengarkan Curhat Pasien Cuci Darah

Mamuju, Upeks.co.id – BPJS Kesehatan Cabang Mamuju menyelenggarakan kegiatan Goes To Customer (GTC) bersama Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sulawesi Barat sebagai salah satu rangkaian HUT BPJS Kesehatan ke-52, Rabu (22/07). Para pensiunan yang tergabung dalam organisasi PWRI tersebut sangat antusias menyambut kehadiran BPJS Kesehatan untuk berdialog bersama.

“Peserta sosialisasi ini berasal dari pensiunan guru, tenaga kesehatan, dan profesi lainnya. Kegiatan pemberian informasi ini merupakan salah satu hak yang harus didapat oleh peserta JKN-KIS. Selain itu, sosialisasi ini juga merupakan sarana yang efektif untuk menyampaikan permintaan informasi serta keluhan dari peserta, sehingga peserta lainnya juga mendapatkan tambahan pengetahuan dari sharing tersebut,” jelas Kepala BPJS Kesehatan Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, Putu Ary Wintara, Rabu (22/07).

Salah seorang peserta sosialisasi yang merupakan pensiunan PNS, Basri, mengungkapkan bahwa ia sangat bersyukur dengan adanya Program JKN-KIS. Ia mengaku sudah beberapa kali memanfaatkannya  untuk memperoleh pelayanan haemodialisa alias cuci darah. Menurutnya, Program JKN-KIS telah memberinya berbagai kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan.

“Di umur yang tidak muda lagi, penyakit sesuatu hal yang pasti akan datang. Saya sendiri harus cuci darah minimal 2 kali seminggu. Dengan menggunakan kartu JKN-KIS, syukur tidak ada kendala yang berarti. Saya merasa dipermudah, bahkan sekarang malah sudah ada inovasi BPJS Kesehatan, di mana rujukan untuk cuci darah yang tidak harus selalu diperpanjang karena sudah terkoneksi dengan sistem finger print rumah sakit,” ucap Basri senang.

Sebagai informasi, implementasi sistem finger print ini dilakukan oleh BPJS Kesehatan guna memberikan kemudahan bagi peserta JKN-KIS yang rutin menjalani cuci darah. Dengan sistem ini, peserta JKN-KIS akan lebih cepat dalam mengurus proses administrasi dari yang sebelumnya dilakukan secara manual dengan menunjukkan kartu JKN-KIS.

“Sebelum ada sistem finger print ini, sudah lelah duluankarena harus urus administrasi. Tapi syukur sekarang semua digampangkan. Terima kasih BPJS Kesehatan,” ungkap Basri. (Jamkesnews)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top