Kunjungi Kecamatan Telutih, Bupati Malteng Serahkan KIS ke Warga

  • Whatsapp
Kunjungi Kecamatan Telutih, Bupati Malteng Serahkan KIS ke Warga

Kunjungi Kecamatan Telutih, Bupati Malteng Serahkan KIS ke Warga

Masohi, Upeks.co.id – Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) secara simbolis kepada masyarakat Kecamatan Telutih saat melakukan kunjungan kerja bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (22/07).

Bacaan Lainnya

KIS yang dibagikan tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dalam memberikan jaminan kesehatan yang terintegrasi dengan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Penerima KIS sebanyak 577 orang merupakan masyarakat yang kurang mampu di Kecamatan Telutih, Kabupaten Maluku Tengah yang terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN dan APBD,” kata Tusikal.

Dalam sambutannya, Tuasikal mengatakan bahwa pemberian KIS tersebut merupakan bukti nyata bahwa negara hadir untuk masyarakat melalui pemerintah pusat, pemerintah daerah serta pemerintah desa berupa jaminan kesehatan.

“Perlu diketahui bahwa bantuan ini adalah bukti nyata hadirnya negara untuk masyarakat. Program JKN-KIS ini merupakan salah satu program dengan manfaat luar biasa. Kalau dulu, orang sakit yang berobat ke fasilitas kesehatan bayar sendiri, mau pergi ke fasilitas kesehatan takut akan biaya mahal apalagi bagi orang yang sakitnya sudah menahun. Jadi dengan KIS ini, masyarakat tidak perlu takut lagi memikirkan biaya berobat karena dijamin oleh BPJS Kesehatan,” kata Tuasikal.

Sebagai bentuk perhatiannya terhadap kesehatan masyarakat Kabupaten Maluku Tengah, Tuasikal mengimbau kepada masyarakat untuk menjadi peserta Program JKN-KIS. Bagi yang tidak mampu dan belum terdaftar sebagai PBI agar dapat mendaftarkan diri melalui pemerintah desa setempat.

“Saya harap seluruh masyarakat Kabupaten Maluku Tengah memiliki JKN-KIS. Bagi masyarakat yang belum terdaftar diharapkan bisa mendaftarkan diri beserta keluarganya dan tidak lupa selalu rutin menyisihkan uang untuk membayar iuran setiap bulannya. Bagi masyarakat yang tidak mampu, dapat mendaftarkan diri melalui pemerintah desa setempat agar bisa diusulkan menjadi peserta PBI, baik melalui APBN maupun APBD,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah, Joice A. Ishak menerangkan bahwa Program JKN-KIS adalah program strategis nasional sehingga harus mendapat dukungan dari segenap pihak agar pelaksanaannya berjalan optimal.

“Saya sangat mengapresiasi pemerintah Kabupaten Maluku Tengah yang turut memberikan kontribusi nyata dalam menyukseskan Program JKN-KIS yang merupakan salah satu program strategis nasional. Selain itu, diharapkan seluruh unsur mulai dari pemerintah pusat sampai dengan tingkat Rukun Tetangga (RT) dapat turut berkontribusi dalam menyukseskan program ini agar tetap berkesinambungan,” terang Joice. (Jamkesnews)

Pos terkait