Ketua KNPI Sulsel Arham Basmin Jadi Pemateri di Acara Penyuluhan Pencegahan Narkoba

  • Whatsapp
Ketua KNPI Sulsel Arham Basmin Jadi Pemateri di Acara Penyuluhan Pencegahan Narkoba
Makassar, Upeks.co.id–Ketua KNPI Sulsel Arham Basmin menjadi pemateri pada acara yang digelar Badan Kesbangpol Kabupaten Luwu yakni acara diskusi di kantor Camat Lamasi Kabupaten Luwu, Kamis (8/10/2020)Acara yang diinisiasi Kesbangpol Luwu ini, H Alim Bahri mengatakan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan yang rutin pertahun dilaksanakan dan masih mengambil tema yang sama yaitu “Melalui Penyuluhan Pencegahan Peredaran/ Pengguna Minuman Keras dan Narkoba Kita Ajak Generasi Muda Melawan dan Menjahui Narkoba”Dalam acara tersebut selain dihadiri oleh Cakta Lamasi, Ucok Sunarso dan Staf Pegawai Kantor Camat Lamasi juga yang hadir beberapa ormas pemuda diantaranya Pemuda Pancasila Luwu, Pemuda Muhammadiya, Karang Taruna, LDII, Satgas Kewaspadaan Dini.Kegiatan ini berlangsung menggunakan protokoler kesehatan, tampil sebagai pemateri diantaranya Kasi Pidum Kajari Luwu Dedi Nurjatmiko, Kasat Narkoba Polres Luwu AKP Rafli, Sekretaris Dinas Kesehatan Rosnawari, Ketua FP2KEL Ismail Ishak dan Arham Basmin Ketua KNPI Sulawesi Selatan.AKP Rafli mengatakan bahwa proses pemberantasan Narkoba adalah Gerakan yang harus terus di wacanakan sebab Narkoba adalah kejahatan yang sangat luar biasa yang muaranya merusak seluruh sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, olehnya itu untuk mencegah ini di butuhkan kolaborasi seluruh perangkat stake holder di masyarakatSementara Kasi Pidum Dedi Nurjatmiko mengatakan bahwa di Bulan Juli 2020 Kajari Luwu berhasil memusnahkan Narkoba sebanyak 257 gram ini adalah bentuk konsistensi Kajari Luwu, Erni Veronica Maramba, agar seluruh barang bukti yang terkait dengan Narkoba harus dimusnahkan.Dedi juga menambahkan kiat-kiat bagaimana proses pemberantasan narkoba agar tetap di laksanakan secara terus-menerus dengan salah membantu pemerintah melakukan penyuluhan bahaya narkoba di sekolah-sekolah dan yang terpenting adalah melakukan diseminasi suatu kegiatan penyebaran informasi yang ditujukan kepada kelompok dan individu.Sementara itu, Rosnawari, Sekretaris Dinas Kesehatan lebih banyak mengulas Narkoba dalam perspektif kesehatan. Bahaya narkoba yang pertama adalah menurunkan kesadaran penggunanya hingga bisa berujung pada hilangnya ingatan. Hal ini dikarenakan narkoba dapat mengakibatkan efek sedatif seperti kebingungan, hilang ingatan, perubahan perilaku, tingkat kesadaran menurun, dan koordinasi tubuh terganggu.Ismail Ishak mengapresiasi kegiatan ini dan memang seharusnya Pemda Luwu dan eksekutif saling bersinergi untuk melakukan upaya pemberantasan narkoba.“Kalau bisa dalam proses anggaran 2021 agar anggaran tentang penyuluhan Narkoba itu dimaksimalkan,” harapnya.Sementara Kasi Pidum Dedi Nurjatmiko mengatakan bahwa di Bulan Juli 2020 Kajari Luwu berhasil memusnahkan Narkoba sebanyak 257 gram ini adalah bentuk konsistensi Kajari Luwu, Erni Veronica Maramba, agar seluruh barang bukti yang terkait dengan Narkoba harus dimusnahkan.Dedi juga menambahkan kiat-kiat bagaimana proses pemberantasan narkoba agar tetap di laksanakan secara terus-menerus dengan salah membantu pemerintah melakukan penyuluhan bahaya narkoba di sekolah-sekolah dan yang terpenting adalah melakukan diseminasi suatu kegiatan penyebaran informasi yang ditujukan kepada kelompok dan individu.Sementara itu, Rosnawari, Sekretaris Dinas Kesehatan lebih banyak mengulas Narkoba dalam perspektif kesehatan. Bahaya narkoba yang pertama adalah menurunkan kesadaran penggunanya hingga bisa berujung pada hilangnya ingatan. Hal ini dikarenakan narkoba dapat mengakibatkan efek sedatif seperti kebingungan, hilang ingatan, perubahan perilaku, tingkat kesadaran menurun, dan koordinasi tubuh terganggu.Ismail Ishak mengapresiasi kegiatan ini dan memang seharusnya Pemda Luwu dan eksekutif saling bersinergi untuk melakukan upaya pemberantasan narkoba.“Kalau bisa dalam proses anggaran 2021 agar anggaran tentang penyuluhan Narkoba itu dimaksimalkan,” harapnya. (echa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *