Kenali Lembaga Penjamin Kecelakaan bagi ASN, TNI, dan POLRI

  • Whatsapp
Kenali Lembaga Penjamin Kecelakaan bagi ASN, TNI, dan POLRI

Kenali Lembaga Penjamin Kecelakaan bagi ASN, TNI, dan POLRI

Ambon, Upeks.co.id – BPJS Kesehatan Cabang Ambon menggelar sosialisasi tentang prosedur penjaminan kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan akibat kerja bersama empat lembaga di Ambon, Selasa (22/09). Lembaga tersebut adalah Ditlantas Polda Maluku, PT Jasa Raharja Cabang Maluku, PT ASABRI Cabang Ambon dan PT Taspen Cabang Ambon

Bacaan Lainnya

“Dengan sinergi ini, saya berharap kita memiliki pemahaman yang sama tentang mekanisme penjaminan bagi peserta JKN-KIS yang juga merupakan ASN, TNI, dan POLRI ketika mengalami kecelakaan lalu lintas maupun kecelakaan akibat kerja serta meminimalisir penjaminan biaya yang tumpah tindih,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon Rumondang Pakpahan.

Ia mengatakan bahwa PT Jasa Raharja merupakan lembaga penjamin kecelakaan lalu lintas ganda non kecelakaan kerja, hal ini berlaku kepada seluruh pengguna jalan dan plafonnya sesuai ketentuan yang berlaku. Namun menurutnya, apabila pembiayaannya melebihi plafon, sisanya dijamin oleh BPJS Kesehatan.

“Namun apabila yang terjadi adalah kecelakaan tunggal, penjaminannya bisa langsung oleh BPJS Kesehatan. Seluruhnya dengan syarat wajib adanya Laporan Polisi (LP),” tambah Mondang

PT Taspen merupakan lembaga penjamin kecelakaan kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Jadi bagi ASN yang mengalami kecelakaan lalu lintas atau kecelakaan akibat sedang bertugas/kerja penjaminnya adalah PT Taspen. Begitu pula bagi anggota TNI dan POLRI, apabila mengalami kecelakaan lalu lintas atau kecelakaan akibat sedang bertugas/kerja yang menjamin adalah PT Asabri.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buru Selatan Ibrahim Banda mengapresiasi kegiatan yang dilakukan beberapa lembaga penjamin kecelakaan ini. Ia berharap agar sosialisasi seperti ini dapat terus dilakukan agar pemahaman masyarakat khususnya bagi ASN, anggota TNI dan POLRI dapat memperbarui informasi tentang hak dan kewajibannya.

“Sosialisasi dan diskusi ini sangat menarik karena memang dimasyarakat tidak semua ASN, anggota TNI dan POLRI mengetahui tentang penjaminan kecelakaan kerja. Saya berharap sosialisasi seperti ini dapat terus berkelanjutan agar pemahaman masyarakat khususnya ASN, TNI dan POLRI lebih update,” ungkap Banda. (Jamkesnews)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *