Jelang Pembentukan KPPS, KPU Majene Gelar Rapat Koordinasi

  • Whatsapp
Jelang Pembentukan KPPS, KPU Majene Gelar Rapat Koordinasi

MAJENE, UPEKS.co.id—Menjelang pembentukan anggota Kelompok
Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), KPU Majene menggelar rapat
koordinasi. Dalam rapat ini dihadiri anggota PPK se Kabupaten, Dinas
Kesehatan, Tim Gugus Tugas Covid-19 serta Kepala Puskesmas dari
delapan Kecamatan, Selasa (6/10/2020).

Kegiatan digelar di Aula KPU Majene, dibuka ketua KPU Majene,
Muh.Arsalin Aras didampingi empat komisioner KPU lainnya bersama staf
KPU. dilanjutkan dengan pemaparan oleh Komisioner KPU Majene Divisi
Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM,
Zulkarnain Hasanuddin.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya ketua KPU Majene, Muh.Arsalin Aras mengatakan, rapat
yang dilaksanakan hari ini guna membicarakan pembentukan Kelompok
Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pilkada tahun 2020 kabupaten
Majene.

“Pembentukan KPPS itu ada peran strategis dari para bapak dan ibu yang
hadir, itu semua dengan tujuan yang sama , bagaimana kita mengawal dan
menyukseskan pilkada 2020, khususnya pembentukan badan adhoc KPU,
dalam hal ini KPPS Majene, sesuai dalam undang-ungdang nomor 10 tahun
2016,”katanya.

Menurut Arsalin, tahapan pembentukan KPPS dimulai dari pendaftaran,
verifikasi administrasi, pengumuman hasil seleksi, masukan, tanggapan
dan klarifikasi, kemudian penyampaian hasil seleksi dan penetapan
anggota KPPS. Untuk pembentukan KPPS dimuali 1 Oktober sampai 23
Nopember.

“Terkait pemilihan dimasa pendemi Covid-19,  yang kemudian
mengharuskan kami berkoordinasi dengan dinas kesehatan, termasuk dari
puskesmas terkait pembentukan KPPS, inilah kenapa kami mengundang
dinas kesehatan maupun dari puskesmas, sebab ini ada kaitannya nanti
dengan pemeriksaan kesehatan, sesuai surat edaran dari menteri
kesehatan yang kami terima, mungkin ada saran dan pendapat terkait
dengan pemeriksaan nanti,”ungkap Arsalin.

Sementara itu komisioner KPU Majene Divisi Sosialisasi, Pendidikan
Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Zulkarnain Hasanuddin
mengatakan, bahwa kondisi pemilihan kali ini sangat berbeda dengan
pemilihan sebelumnya dan tentu kita semua sudah tahu.

“Artinya pemilihan tahun ini sebagai pemilihan yang bersyarat, itu
disebabkan karena masa pendemi Covid-19 yang tengah mewabah di Negara
kita ini, khususnya di Majene, olehnya itu mari kita sama-sama
berkomitmen dan konsisten terhadap penerapak protokol kesehatan.
Intinya pelaksanaan pilkada ini bukan semata-mata tanggungjawab KPU,
melainkan tanggungjawab kita bersama terhadap suksesnya pelaksanaan
pilkada ini,”ucapnya.

Maka dari itu kata Zulkarnain, rapat koordinasi yang kita laksanakan
ini ada kaitannya dengan pelaksanaan pilkada, khususnya terkait
pembentukan KPPS yang penting untuk kita bahas guna kesuksesan
pembentukan KPPS nanti.

“Perlu kami sampaikan bahwa pembentukan KPPS akan banyak melibatkan
orang, kalau kita kalkulasi dari jumlah TPS di kabupaten Majene untuk
pilkada jumlahnya 420 TPS, kemudian per TPS akan merekrut KPPS tujuh
orang, artinya kalau 420  dikalikan tujuh ada 2.940 orang yang akan
bertugas di TPS, tentu ini bukan hal yang mudah di tengah pandemi
Covid-19 ini, inilah kenapa kami mengundang dinas kesehatan dan
puskesmas, karena pada saat perekrutan nanti mereka wajib menjalani
rapid test, nah inilah yang perlu kita bicarakan,”ungkap
Zulkarnain.(Alimukhtar).

Pos terkait