Gubernur Sulsel akan Lepas Peserta Gowes NA 57 Km dan 12 Km, NA Siap Hadiri Puncak Acara di Pangkep

Gubernur Sulsel akan Lepas Peserta Gowes NA 57 Km dan 12 Km, NA Siap Hadiri Puncak Acara di Pangkep
AUDENSI. Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat menerima panitia Gowes NA 57 Km dan 12 Km di rumah jabatan, Jl Sudirman, Ahad malam 11 Oktober 2020. IST.

 

Gubernur Sulsel akan Lepas Peserta Gowes NA 57 Km dan 12 Km, NA Siap Hadiri Puncak Acara di Pangkep

AUDENSI. Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat menerima panitia Gowes NA 57 Km dan 12 Km di rumah jabatan, Jl Sudirman, Ahad malam 11 Oktober 2020. IST.

MAKASSAR.UPEKS.co.id—Gubernur Sulsel yang juga alumni SMAN 5 Makassar Prof Dr H Nurdin Abdullah akan  melepas peserta Gowes-NA 57 dan 12 km To MGM Route Challange Makassar – Pangkep yang dilaksanakan  komunitas Passapeda IKA SMANLI Makassar, Sabtu 7 November 2020 di Rumah Jabatan Gubernur.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut diungkapkan gubernur yang juga Pelindung dan Penasehat IKA SMA 5 Makassar saat menerima  audensi Panitia Gowes-NA 57 dan 12 km To MGM Route Challange dari komunitas Passapeda IKA SMANLI  Makassar, Ahad (11/10) malam di rumah jabatan gubernur Jl.Sudirman.

Dihadapan panitia yang diketuai, Drs H Sukardi Haseng, Nurdin Abdullah menandaskan, sebagai bentuk  apresiasinya atas kegiatan Gowes-NA 57 km dan 12 km To MGM Route Challange itu, dia akan melepas peserta,  Ahad,7 November 2020. Selanjutnya berniat menghadiri puncak acara silaturahim di titik finish gowes di Cafe
terapung, Maleleng,Pangkep.

Untuk menyukseskan hajatan gowes bareng tersebut, lanjut Nurdin Abdullah, meski Sulsel telah keluar dari zona  merah, namun dia sangat berharap, agar para peserta gowes tetap mematuhi standar protokol kesehatan.

”Gowes bareng sangat positif, selain enjoy, juga dapat meningkatkan imun tubuh manusia,” tandas Nurdin  Abdullah yang dikenal hobby gowes santai itu.

Ketua panitia H Sukardi di sela-sela audensi sangat berterima kasih atas kesiapan Prof Nurdin Abdullah melepas  dan berniat menghadiri puncak acara gowes di Cafe Terapung, Maleleng, Pangkep.

Selain untuk kesehatan, gowes ini juga ajang  silaturahim bagi alumni SMANLI terutama penggemar bersepeda.

”Hal yang menggembirakan, karena sejak hajatan gowes ini digaungkan, sejumlah alumni SMANLI yang berada di luar Makassar bahkan dari lintas provinsi, telah menyatakan kesiapannya bergabung dalam gowes bareng ini,” tandas Sukardi Haseng.

Sementara itu, Ketua Pasepeda IKA SMANLI, H Masri Tiro menambahkan, seluruh rangkaian perencanaan Gowes ini aktif dilaporkan ke Ketua Umum IKA SMANLI, Andi Rukman di  Jakarta dan beliau sangat merespon positif.

Hal yang sangat menggembirakan, karena salah satu alumni SMANLI, Miswar (Direktur JILC  Makassar) juga  sangat merespon positif dan menyupport pelaksanaan Gowes bareng ini, kata Masri.

Menyinggung layanan kesehatan, Masri Tiro menjelaskan, hasil koordinasi panitia, pemprov Sulsel siapkan  ambulance dan bus. Tujuannya untuk menjamin pelayanan kesehatan dalam perjalanan Makassar-Pangkep pergi  dan pulang (PP).

”Untuk lebih menyemangati peserta gowes serta meningkatkan silaturahim, saat puncak acara di Cafe Apung,  Maleleng, Pangkep akan diwarnai pengundian berbagai jenis hadiah dari panitia pelaksana.

Sebelumnya diberitakan, menindaklanjuti rapat yang dipimpin Ketua IKA SMA 5 SMANLI) Makassar, Andi  Rukman  Karumpa, Sabtu 29 Agustus 2020 di Cafe Fox Lite Hotel. Usai Gowes bareng, Pengurus Komunitas  Passepeda  IKA SMA 5 audience Pelindung dan Penasehat IKA SMA 5 Makassar,HM Nurdin Abdullah di rumah jabatan  gubernur, Jl Sudirman, Makassar, Jumat (4/9).

Audience aat itu sdipimpin Pembina Komunitas Pasapeda, H Sukardi Haseng, Ketua, Masri Tiro, H. Gaffar Lewa, Uchenk,  dan H. Fattah, Turut  hadir, Sekjen IKA SMA 5, Mujiburrahman.

Dalam pertemuan disampaikan wacana, Gowes  NA 57 Km to MGM Route Challenge.

Menyikapi wacana itu, Nurdin Abdullah yang Doktor of Agriculture Kyushu, University Jepang dan mantan Bupati  Bantaeng dua periode itu sangat mengapresiasi rencana gowes bareng.

”Prinsipnya, kami mendukung dan berterima kasih terhadap ide yang diprakarsai teman-teman alumni SMANLI  khususnya yang tergabung dalam komunitas Passapeda IKA SMANLI,” kata Nurdian Abdullah.

Saat pertemuan, Nurdin Abdullah memberi poin penting, agar di hari H kelak, tetap perhatikan protokol kesehatan  yang  ditetapkan pemerintah sehubungan wabah Covid-19.

”Berolahraga sepeda, kini trend dilakukan masyarakat. Itu salah satu cara untuk memperkuat imun atau  daya  tahan tubuh kita terhadap serangan penyakit,” tandas Nurdin Abdullah. (arf).