BPJS Kesehatan Watampone Gelar Review Diagnosa Pelayanan Primer

  • Whatsapp
BPJS Kesehatan Watampone Gelar Review Diagnosa Pelayanan Primer

BPJS Kesehatan Watampone Gelar Review Diagnosa Pelayanan Primer

Watampone, Upeks.co.id – Dalam rangka memastikan akuntabilitas dan meningkatkan kualitas pencatatan data pelayanan kesehatan pada aplikasi P-Care, BPJS Kesehatan Cabang Watampone menyelenggarakan kegiatan Review Diagnosa Pelayanan Primer, Selasa (15/09). Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya (TKMKB) di antaranya adalah Ketua Ikatan Bidan Kabupaten Bone dan Soppeng, Tim Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Bone, serta manajemen RSUD Tenriawaru.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Watampone, Kamaluddin Fakih menyampaikan kegiatan ini sangat penting dilaksanakan agar mitra BPJS Kesehatan (dokter praktik atau petugas FKTP) lebih memahami akan aplikasi P-Care yang digunakan.

“Kegiatan review diagnosa pelayanan primer bersama TKMKB ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman lebih lanjut terkait detil kualitas entry diagnosis oleh dokter maupun petugas FKTP pada aplikasi P-Care, meliputi kesesuaian entry dengan rekam medis dan pengkodean diagnosis, juga melakukan evaluasi ketepatan pemilihan kriteria timeagecomplication, dan comorbidity pada rujukan non spesialistik,” terangnya saat penyampaian materi.

Kamaluddin menjelaskan, yang dimaksud sebagai parameter kualitas entry data pelayanan pada aplikasi P-Care di antaranya yaitu aspek administratif misalnya data pendaftaran pasien serta data pelayanannya. Selain itu ada pula dilihat pula kesesuaian berdasarkan aspek epidemiologi yaitu meliputi data perekaman diagnosis pasien.

Salah satu peserta yang hadir, Eka, mengharapkan kegiatan seperti ini agar rutin dilakukan untuk meminimalisir kesalahan-kesalahan petugas dalam menjalankan aplikasi P-Care.

“Saya pribadi belajar banyak dari kegiatan hari ini. Diskusi yang terjadi pada kegiatan tadi sangat membantu kami yang biasa mengalami kendala di lapangan, dari hasil diskusi yang saya dapatkan membantu saya dalam melaksanakan tugas menjalankan aplikasi P-Care di Puskesmas,” ungkap petugas yang bertugas di Puskesmas Gaya Baru, Watampone ini.

BPJS Kesehatan mengembangkan aplikasi P-Care sejak tahun 2014 dan aplikasi ini digunakan oleh FKTP. Adapun keuntungan bagi FKTP menggunakan P-Care BPJS Kesehatan adalah terhubungnya data yang terintegrasi antara FKTP dengan BPJS Kesehatan, petugas dapat melihat riwayat kesehatan termasuk pengobatan yang pernah diakses sebelumnya serta dapat meneruskan rujukan ke rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. (Jamkesnews)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *