Bersyukur Persalinan Hingga Gagal Jantung Ditanggung BPJS Kesehatan

  • Whatsapp
Bersyukur Persalinan Hingga Gagal Jantung Ditanggung BPJS Kesehatan
Narasumber : Siti Hajar Syarifudin
Bersyukur Persalinan Hingga Gagal Jantung Ditanggung BPJS Kesehatan
Narasumber : Siti Hajar Syarifudin

Bulukumba, Upeks.co.id – Siti Hajar Syarifuddin (28) merupakan salah satu peserta JKN-KIS yang saat ini tengah disibukkan mengurus bayi kembarnya. Perjuangan Yaya sangat luar biasa karena kelahiran putri kembarnya berbeda, anaknya yang pertama lahir normal sedangkan anaknya yang kedua harus dioperasi caesar 2 posisinya letak lintang sehingga dianjurkan untuk menjalani operasi oleh dokter.

“Alhamdulillah keduanya lahir dengan selamat, anak pertama lahir dengan berat badan (BB) 1,9 kg dan dianjurkan untuk di rawat terpisah dengan saya karena BB rendah, sedangkan anak saya yang kedua BB 2,5 kg sehingga dirawat gabung dengan saya,” ceritanya, Senin (28/09).

Bacaan Lainnya

Selama dirawat 4 hari, Yaya sempat merasakan kekhawatiran akan dikenakan biaya karena kelahiran bayinya berbeda. Gapi setelah mendapat penjelasan yang baik oleh pihak rumah sakit bahwa semua ditanggung oleh BPJS Kesehatan, rasa khawatir itupun hilang.

“Alhamdulillah semuanya gratis karena sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Biaya anak saya selama di ruang inkubator pun gratis tanpa iur biaya sedikit pun,” imbuhnya

Setelah melahirkan dan pulang ke rumah, Yaya sempat dilarikan lagi ke rumah sakit karena tiba-tiba kondisinya menurun. Ia pun harus dirawat di RSUD Lanto Dg Pasewang selama 5 hari, ditangani oleh dokter spesialis jantung. Tindakan EKG dan echocardio dilakukan, dan dokter bahkan mendiagnosanya gagal jantung. Tapi setelah mendengat penjelasan dari dokter tentang bagaimana pengobatan serta terapi yang akan dilakukan ke depannya untuk mengobati gagal jantung ini, Yaya dan keluarga menjadi lebih tenang. Apalagi saat mendengar biaya pengobatan semuanya lagi-lagi ditanggung BPJS Kesehatan.

Yaya dan keluarganya tidak pernah membayangkan akan sebesar apa biaya yang harus mereka siapkan jika tidak memiliki kartu JKN-KIS dari BPJS Kesehatan. Rasa syukur yang terus diucapkan karena memiliki kartu JKN-KIS, menggambarkan betapa besar manfaat yang ia terima.

“Keluarga saya sangat berterima kasih karena memiliki kartu JKN-KIS ini, kami sekeluarga merasa sangat terbantu. Semoga program ini terus berjalan dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” harapnya. (Jamkesnews.com)

Pos terkait