PARIWARA

Bantu Sesama dengan Menjaga Kesehatan dan Rajin Bayar Iuran JKN-KIS

Bantu Sesama dengan Menjaga Kesehatan dan Rajin Bayar Iuran JKN-KIS

Narasumber : M. Rijal Ismail Nur

Makassar, Upeks.co.id — Siang itu di Rumah Sakit Tajuddin Chalid Makassar tampak sepi, hanya beberapa pasien saja yang masih menunggu di loket apotek untuk mengambil obat. Protokol kesehatan di rumah sakit tersebut juga masih diterapkan. Saat itu juga seorang laki-laki ditemani wanita paruh baya sedang duduk menunggu antrean.

Namanya adalah Muh. Rijal Ismail Nur. Ia adalah salah satu peserta JKN-KIS yang didaftarkan dari kantornya PT Alfamidi. Awalnya, Rijal adalah peserta JKN-KIS yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah. Tapi di tahun 2018 kepesertaannya dialihkan menjadi peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) karena statusnya yang sudah bekerja. Rijal menceritakan bahwa selama memanfaatkan kartu JKN-KIS, semuanya menjadi aman. Tidak perlu khawatir soal biaya dan pelayanan yang akan didapatkan.

“Selama ini aman-aman saja saat saya memanfaatkan kartu JKN-KIS ini. Tidak pernah ada kendala sama sekali bagi saya. Semuanya lancar karena saya mengikuti prosedur yang ada,” ujarnya yakin.

Rijal juga menambahkan bahwa selama ini ia belum pernah menggunakan kartu JKN-KIS untuk rawat inap. Tapi bagi Rijal, itupun sudah sangat membantunya, apalagi dengan kondisinya yang sering mengalami penyakit asam lambung dan paru-paru sehingga harus rutin berobat baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun rumah sakit.

“Saya memang tidak pernah gunakan ini sampai dirawat inap, tapi anggota keluarga yang lain sudah sering. Bahkan kakak saya pernah operasi dan betul-betul tidak ada biaya yang kami keluarkan saat itu,” ungkap Rijal.

Rijal berharap ke depannya Program JKN-KIS ini selalu ada untuk membantu masyarakat Indonesia yang memerlukan akses pelayanan kesehatan.

“Tetapi yang lebih penting lagi adalah bagaimana kita harus selalu menjaga diri agar selalu sehat sehingga kita tidak perlu lagi memanfaatkan kartu JKN-KIS. Masih banyak orang lain yang lebih membutuhkan pertolongan lewat kartu JKN-KIS. Kita bisa menolong mereka dengan menjaga kesehatan dan membayar iuran JKN-KIS tepat waktu,” kata Rijal. (Jamkesnews)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top