Word Cleanup Day Diselenggarakan di Makassar 

  • Whatsapp
Word Cleanup Day Diselenggarakan di Makassar 

MAKASSAR, UPEKS — Sejumlah panitia Word Cleanup Day (WCD) dan perwakilan pemerintah Kota  Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan mengumpulkan sampah, Sabtu (19/9/2020).

Program ini didukung penuh oleh pemerintah kota Makassar  sebab, sangat bermanfaat bagi lingkungan maupun masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan di Beberapa kecamatan Kota Makassar yang dihadiri oleh beberapa elemen masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan dan terbatas.

Bacaan Lainnya

Di tengah pandemi, puncak kegiatan world clean up day akan dilaksanakan pada Sabtu (19/09/2020). Dengan, mematuhi protokol kesehatan sesuai prosedur.

Hal tersebut dijelaskan Leader Tim Kota Makassar, Muhammad Irfan pada sesi press conference di Gedung Dinas Lingkungan Hidup bersama volunteer, Jumat (18/09/2020).

Saya beraharap agar masyarakat dapat memilah sampah dari rumah,” kata Irfan.

Di pihak lain Rajul Rasyid salah satu tim Divisi Partnership and Sponsorship, menjelaskan kegiatan ini didukung oleh partisipasi dari berbagai lapisan masyarakat.

“7 kecamatan dan kurang lebih 50 komunitas ikut berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini,” ungkapnya.

Kecamatan yang terlibat dalam kegiatan antara lain : kecamatan Mariso, kecamatan Panakkukang, kecamatan Tamalate, kecamatan Tamalanrea, kecamatan Biringkanaya, kecamatan Ujung Tanah, dan kecamatan Ujung Pandang.

Disamping itu, Hotel Remcy dan Hotel Gammara ikut berpartisipasi dalam menyukseskan WCD 2020 Kota Makassar.

Yuta, salah satu relawan WCD 2020 yang menangani kecamatan Mariso untuk melaksanakan aksi pilah sampah dari rumah bersama anak-anak dan pengurus masjid.

“Saya lihat antusias sekali anak-anak dan remaja masjidnya disini. Saya arahkan untuk lihat sampah ambil dan dikelompokkan sesuai kantong sampah yang telah dilabeli,” jelasnya.

Koordinator tim kecamatan Tallo mengatakan kegiatan memilah sampah dari rumah itu dalam rangka memperingati Word Cleanup Day (WCD) 2020.

Menurutnya, masa pandemi wabah virus corona atau covid-19, maka pelaksanaan WCD 2020 atau kegiatan bersih-bersih sampah ini tidak dilaksanakan secara massal lagi.

“Di kecamatan Tallo itu memiliki integrasi yang baik dalam mengolah sampah sehingga relawan tidak kewalahan lagi,” kata Zuchri

Ditambahkan, semoga kegiatan selanjutnya lebih baik lagi dan pemerintah setempat membantu mobilisasi sampah yang telah dipilah. Serta mengoptimalkan kembali bank sampah yang sudah jarang beroperasi. (Rasak).

Pos terkait