TNI-POLRI dan Sat Pol PP Operasi Yustisi di Pasar, Pertokoan dan Warung Kopi

  • Whatsapp
TNI-POLRI dan Sat Pol PP Operasi Yustisi di Pasar, Pertokoan dan Warung Kopi

TNI-POLRI dan Sat Pol PP Operasi Yustisi di Pasar, Pertokoan dan Warung Kopi

SELAYAR.UPEKS.co.id- Dalam rangka peningkatan disiplin masyarakat pada protokoler kesehatan pencegahan  covid 19, Tim aparat gabungan Ops Yustisi menyasar tempat masyarakat beraktifitas seperti dipasar tradisional  Bonea, Pusat Pertokoan, warung kopi dan pasar TPI Bonehalang, Kepulauan Selayar, Senin (14/09/2020).

Bacaan Lainnya

Sebelum kelokasi, tim aparat gabungan OPS Yustisi melakukan Apel bersama yang terdiri dari Personil Polres  Kepulauan Selayar, Kodim 1415, Sat Pol PP, dan BPBD Kepulauan Selayar melaksanakan Apel bersama di  Mapolres Kepulauan Selayar.

Adapun sasarannya adalah pelanggar protokoler kesehatan diantaranya penjual, pembeli, pengguna kendaraan  roda 2 dan roda empat dan orang orang yang ada di sekitar pasar, pusat perbelanjaan maupun warung kopi yang  tidak mematuhi himbauan protokol kesehatan.

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP. Temmangnganro Machmud, S.IK, MH melalui Paur Humas Ipda Hasan  mengatakan bahwa oprasii Yustisi yang pertama kali dilaksanakan dibagi tiga tim untuk melaksanakan sosialisasi  dan himbauan terkait masalah protokol kesehatan dengan metode petugas memberikan himbauan dengan
menggunakan alat pengeras suara.

” Menyusuri etalase pasar, menghimbau kepada warga di pasar, baik penjual maupun pembeli untuk  menggunakan masker,” ucapnya.

Selain itu, memasangkan masker kepada warga yang ditemukan tidak menggunakan masker sebagai  implementasi humanisme dan sosialisasi perda Kabupaten Kepulauan Selayar No 41 tahun 2020 tentang  penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian
covid-19.

” Himbauan dan aksi pemasangan masker serta mencatat nama warga masyarakat yang ditemukan tidak  memakai masker dan diminta untuk menandatangani pernyataan, akan mematuhi protokol kesehatan Covid-19  yang formatnya sudah dibuat oleh Sat Pol PP,” jelasnya.

Sekedar di Infokan Ops Yustisi tahap pertama akan dilaksanakan selama 10 hari dari tanggal 14- 23 September  2020 dan di tahap ini pelaksanaan operasi akan diisi dengan sosialisasi penerapan sanksi hukum kepada  pelanggar Protokoler Kesehatan. (Sya) .

Pos terkait