Sekolah di Sabbang dan Sabbang Selatan Patuhi Protokol Kesehatan

  • Whatsapp
Sekolah di Sabbang dan Sabbang Selatan Patuhi Protokol Kesehatan

Sekolah di Sabbang dan Sabbang Selatan Patuhi Protokol Kesehatan

LUTRA, UPEKS.co.id — Konsep dan skenario new normal di sekolah sangat penting, mengingat di Kabupaten  Luwu Utara menerapkan pola tatanan normal baru dengan menerapkan protokol kesehatan di setiap lini sektor.

Bacaan Lainnya

Kepala UPT SMPN 3 Sabbang Selatan yang berada di Desa Tete Uri, Alpons Senor, Senin (21/9/2020)  mengatakan, terkait instruksi dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Luwu Utara (Lutra), sekarang ini yang  masih belajar tatap muka dengan siswa Kecamatan Sabbang Selatan, Sabbang, Rongkong, Seko dan Kecamatan  Rampi serta Baebunta Selatan, Tana Lili, ditambah Kecamatan Malangke dan Malangke Barat, sesuai Surat
Edaran Nomor: 410/861/Disdik, tentang pembelajaran di masa pandemi Covid-19, yang ditandatangani Sekda  Luwu Utara, Armiady.

Daerah atau wilayah yang dimaksud, yakni Kecamatan Masamba, Baebunta, Sukamaju, Sukamaju Selatan (dengan adanya Camat Sukamaju meninggal virus corona), Bone-Bone dan Kecamatan Mappedeceng.

Maka pihaknya menekankan siswa dan guru mengikuti protokol kesehatan memakai masker, alat pelindung muka,  jaga jarak dan cuci tangan sebelum belajar, yang sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Protokol Kesehatan  Covid-19.

“Mengingat yang terjangkit Virus Corona ini kian bertambah di Bumi Lamaranginang,” ujarnya.

Mereka diwajibkan mengecek suhu tubuh mereka secara bergantian, memakai masker, membawa hand zanitiser  ukuran mini, membawa makanan dan minuman sendiri, mencuci tangan terlebih dahulu, duduk di kantor dengan  menjaga jarak (Physical Distancing), tidak boleh berkumpul, ruangan guru sudah disterilkan dengan  menyemprotkan disinfektan.

“Bagi guru yang mengidap penyakit diabet, jantung, asma,hamil, boleh absen saja mereka nantinya akan diberikan  tugas di rumah yang bersifat menyesuaikan,” ungkapnya lagi.

Alpons Senor menambahkan, pihaknya tinggal menunggu instruksi selanjutnya dari Kadisdik Kabupaten Lutra,  apakah beberapa Kecamatan yang tidak ada di Surat Edaran tersebut dihentikan atau tidak sekolah tatap muka,  kami hanya menunggu instruksi atau surat edaran. (yustus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *