Prof Akbar Silo Minta Opini Mahar Politik di Partai Gerindra Dihentikan

  • Whatsapp
Prof Akbar Silo Minta Opini Mahar Politik di Partai Gerindra Dihentikan

Prof Akbar Silo Minta Opini Mahar Politik di Partai Gerindra Dihentikan

 

Bacaan Lainnya

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Mantan pasangan Bakal Calon Kepala Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar, Prof.
Dr. Akbar Silo dan Daeng Marowa, B.Eng., M.Eng, meluruskan pemberitaan terkait dugaan mahar politik yang  mencuat di Pilkada Selayar, khususnya melibatkan Partai Gerindra.

Prof Akbar Silo berharap penjelasan ini menjadi acuan publik untuk mereposisi opini dan terhindar dari efek image  negatif yang merugikan para pihak yang berkepentingan.

Dia menjelaskan bahwa sebagai bakal calon yang telah mendeklarasikan diri untuk ikut serta dalam perhelatan  demokrasi di Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2020, tentunya selalu berupaya menjalin komunikasi politik  secara intensif dengan partai-partai yang memiliki kursi di legislatif. Salah satunya adalah Partai Gerindra.

“Kebersamaan kami dengan Partai Gerindra, dilandasi dengan kesamaan antara platform perjuangan partai  dengan visi yang kami tuju dan misi yang kami emban,” tegasnya.

“Tahapan demi tahapan secara hierarkis sejak di tingkat kabupaten (DPC), tingkat provinsi (DPD), dan tingkat  pusat (DPP), kami telah lalui dengan penuh semangat dan taat azas. Kami mendaftarkan diri di tingkat DPC,  mengikuti proses seleksi yang ditentukan (DPD), dan mengikuti petunjuk berikutnya hingga di tingkat DPP,” lanjut
Prof Akbar Silo.

Dalam prosesnya, Prof Akbar Silo menekankan tetap tunduk kepada aturan yang berlaku. Termasuk ketentuan  internal Partai Gerindra.

Rangkaian proses tersebut, telah berlangsung tertata rapi. Menekankan pada pentingnya kesesuaian antara  nilai-nilai perjuangan Partai Gerindra dengan aspirasi dari sebagian anggota masyarakat yang mengusungnya  sebagai Bakal Calon Bupati/Wakil Bupati tahun 2020.

“Dalam proses dan mekanisme penjaringan, kami
mengalami perdebatan keras untuk saling asah. Secara substansial, mengarah kepada komitmen dan  keberpihakan, agar secara bijak Partai Gerindra dapat menerbitkan keputusan B1KWK, hanya karena keinginan  mendudukkan pemimpin yang representatif,” tandasnya.

Lebih jauh, Prof Akbar Silo menyataka tidak ada satu pun indikator “mahar” atau apapun jenisnya yang dapat  dijadikan bahan “bargaining” atau “negosiasi” dalam mempengaruhi kebijakan Partai Gerindra untuk berpihak  kepada dirinya dan pasangannya.

“Kami sangat paham bahwa ada juga bakal calon kontestan lain yang mengikuti proses ini. Tetapi, tentu saja kami  mengalami pengalaman yang berbeda. Dengan demikian, adanya berita mengejutkan yang menyudutkan Partai  Gerinda, adalah sesuatu yang bersifat “isapan jempol” semata. Tidak berdasar fakta (not based evidence),” tandasnya lagi.

Munculnya angka-angka sebagai “mahar” atau apapun istilah bertendensi lain, sepertinya telah menjadi “klaim  opini”. Hendaknya diputihkan, karena sesugguhnya hal itu tidak pernah terjadi.

“Adapun berita yang beredar selama ini disentil oleh pihak-pihak lain, kemungkinan hanya bermaksud mengangkat pernyataan kami tentang “cost politic”  yang harus kami tunaikan pada saat pra-pasca perhelatan sesuai dengan pentahapan KPUD, yang diperkirakan
antara Rp1 miliar sampai Rp1.350 miliar,” ujarnya.

Angka itu, sebut Prof Akbar Silo hanya ada dalam cerita perencanaan tim kerja sebagai langkah antisipatif, sejak  kurun waktu publikasi diri hingga ancangan perkara di MK. Sama sekali bukan dimaksudkan sebagai modal  eksekusi kepada Partai Gerindra.

‘Kiranya dengan penjelasan ini, semua pihak menjadi paham dan maklum, seraya memohon agar berita ini dihentikan. Pada kesempatan yang baik ini, kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua kolega saya yang terbaik di DPC, DPD, dan DPP Partai Gerindra, yang terkena dampak atas kejadian ini,” terangnya.

Sungguh- sungguh di luar dugaan kami. Kiranya komunikasi politik yang telah terjalin sangat baik selama ini, tetap terjaga. Dan, dengan ikhlas, secara pribadi saya mendukung kerja-kerja politik Partai
Gerinda hingga ke level Nasional. Tetaplah bergerak maju demi rakyat, konsisten memenuhi tugas mulia sesuai  platform perjuangan Partai Gerindra. Terima kasih,” tutup Prof Akbar Silo. (mah)

Pos terkait