PKK Sulsel Gelar Bimtek Pengembangan Keterampilan Kreatif dan Inovatif Batik Shibori di Masa Pandemi Covid-19

  • Whatsapp
PKK Sulsel Gelar Bimtek Pengembangan Keterampilan Kreatif dan Inovatif Batik Shibori di Masa Pandemi Covid-19

MAKASSAR, UPEKS.co.id– TP PKK Sulsel menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pengembangan keterampilan kreatif dan inovatif batik Shibori di masa pandemi Covid-19, di Hotel Lariz Makassar.

Kegiatan Bimtek tersebut menghadirkan peserta sebanyak 50 orang, terdiri dari 24 anggota Kelompok Kerja (Pokja) III TP PKK kabupaten/kota, anggota TP PKK Provinsi Sulsel dan pegawai Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sulsel.

Bacaan Lainnya

Materi-materi yang disajikan dalam Bimtek tersebut berupa penguatan UP2K yang dibawakan oleh Dra. A. Kasmawaty Paturusi, materi keterampilan membatik Shibori pada kain lokal Sutra oleh Hj. Nuraeni yang merupkan owner Rumah Batik Perintis. Selanjutnya, materi Ketahanan keluarga oleh Hj. Sarlin Noor dan Andi Oci yang merupakan Ketua Harian Dekranasda Prov. Sulsel membawakan materi potensi Sutra Batik.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo saat membuka kegiatan, mengatakan, Bimtek yang berlangsung pada tanggal 8-10 September 2020 tersebut, merupakan salah satu program yang diarahkan untuk meningkatkan keterampilan dalam usaha peningkatan pendapatan keluarga di masa pandemi Covid-19.

“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan dan kerativitas masyarakat dalam membuat batik Shibori pada kain sutra, yang akan menumbuhkan jiwa wirausaha guna memperkuat perekonomian keluarga dan masyarakat,” katanya.

Ketua Pokja II TP PKK Sulsel, A. Sukmawati Asri mengemukakan, Bimtek ini sangat penting dilaksanakan sebagai penguatan pemberdayaan ekonomi keluarga di masa pandemi Covid-19. Peningkatan derajat pendidikan dan keterampilan pada Bimtek, lanjut dia, difokuskan pada pengembangan keterampilan kreatif dan inovatif batik Shibori pada bahan sandang lokal sutra. “Peserta akan menjadi inisiator kegiatan produktif sehingga dapat menambah pendapatan keluarga,” ujarnya.

Hari kedua kegiatan, Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Lies F. Nurdin berkesempatan bersilaturahim dengan seluruh peserta yang berasal dari 21 kabupaten dan kota se-Sulsel di Kawasan Lego-Lego Center Point Indonesia (CPI) Makassar.

Dalam kesempatan itu, Lies berharap, kegiatan Bimtek tersebut dapat dirasakan oleh keluarga dan masyarakat di daerah. Produksi yang dihasilkan melalui kegiatan UP2K khususnya pengembangan keterampilan kreatif dan inovatif dengan batik Shibori dengan bahan kahs sutra Sulsel mampu merubah tingkat ekonomi keluarga.

“Output kegiatan menghasilkan produk batik sutra shibori karya masing-masing peserta yang diperagakan dan diberi reward bagi karya terbaik. Dengan Kabupaten Takalar tampil sebagai juara I. Sedangkan juara II dan III diraih oleh Luwu Timur. Sementara untuk juara harapan I diraih Kabupaten Pinrang, Sinjai harapan II dan harapan III disabet Kota Parepare,” ucapnya.

Sekretaris TP PKK Provinsi Sulsel,

Zulfitriany D. Mustaka yang hadir menjadi salah satu tim juri dalam peragaan karya peserta di hari terakhir Bimtek, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dikemas secara aktif dan melibatkan seluruh peserta, sehingga mampu menghasilkan output karya yang kreatif dan inovatif.(rif)

Pos terkait