Pacu Peningkatan SAKIP, Kepala OPD Pemkab Luwu Ikuti Coaching Clinic Di Makassar

  • Whatsapp
Pacu Peningkatan SAKIP, Kepala OPD Pemkab Luwu Ikuti Coaching Clinic Di Makassar

Pacu Peningkatan SAKIP, Kepala OPD Pemkab Luwu Ikuti Coaching Clinic Di Makassar

LUTIM.UPEKS.co.id—Berdasarkan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP)  tahun 2019 Sulawesi Selatan, Kabupaten Luwu peroleh nilai 51,78 atau dengan predikat CC.

Bacaan Lainnya

Untuk memacu peningkatannya, maka seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah  Kabupaten Luwu mengikuti Coaching Clinic Implementasi SAKIP dan Percepatan Reformasi Birokrasi di Hotel  Claro,  Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat-Minggu (18-20/9/2020)

Selain Kabupaten Luwu, peserta yang mengikuti Coaching Clinic ini juga berasal dari 5 kabupaten/kota lain,  diantaranya adalah Kabupaten Bone, Kabupaten Kepulauan Selayar, Kabupaten Jeneponto, Kota Palopo dan Kota  Pare-pare.

Deputi Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan-RB, H Jufri Rahman dalam  sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan tahap pendampingan.

“Coaching Clinic ini adalah tahap pendampingan dan merupakan pra evaluasi, jadi diharapkan bagi pemda agar  memanfaatkan waktu untuk memenuhi segala standar sesuai waktu yang ditentukan. Agar nanti saat evaluasi  semua sudah selesai tepat waktu”, kata H Jufri Rahman.

Sementara itu, Bupati Luwu, H Basmin Mattayang dalam pemaparannya terkait progres penyelenggaraan SAKIP  dan Reformasi Birokrasi, mengungkapkan evaluasi SAKIP pada tahun 2019 masih memiliki kendala dalam proses  penyelenggaraannya, dimana tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran belum optimal terhadap  kinerja yang ditetapkan.

Hal ini diakibatkan karena adanya beberapa kelemahan dan kekurangan terkait dengan kualitas perencanaan,  pengukuran kinerja, kualitas pelaporan dan sistem evaluasi internal.

Kendala-kendala yang dihadapi karena RPJMD Kabupaten Luwu masih dalam masa transisi untuk menyesuaikan  indikator kinerja sesuai permendagri no 86 tahun 2017, masih kurangnya pemahaman setiap organisasi perangkat  daerah terkait implementasi SAKIP, dan implementasi SAKIP belum didukung ketersediaan anggaran.

Sehingga 2020 ini pemkab Luwu terus berupaya melakukan perbaikan-perbaikan diantaranya adalah  memperbaiki kualitas perencanaan kinerja, memperbaiki kualitas pengukuran kinerja, memperbaiki kualitas  pelaporan kinerja dan memperbaiki sistem evaluasi kinerja internal”, kata H Basmin Mattayang.

Pembukaan Coaching Clinic dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Para Bupati  dan Walikota serta Para Kasubag Program dari 6 kabupaten/kota yang diundang. Seluruh rangkaian acara  disesuaikan dengan penerapan protokol Kesehatan. (echa)

Pos terkait