PARIWARA

Membalas Kebaikan JKN-KIS dengan Bayar Iuran Tepat Waktu

Membalas Kebaikan JKN-KIS dengan Bayar Iuran Tepat Waktu

Narasumber : dr. Alwia Djamalilleil (34) – Dokter Umum

Ambon, Upeks.co.id – dr. Alwia Djamalilleil (34) atau yang akrab disapa Wia merupakan seorang dokter umum sekaligus penanggung jawab di Klinik Al-Aqsha Ambon. Saat ditemui oleh Jamkesnews di tempat kerjanya, Selasa (09/06), Wia menceritakan pengalaman keluarganya mendapat manfaat JKN-KIS beberapa waktu silam.

Pada tahun 2019 kakak dari Wia meninggal dunia akibat kanker esofagus. Kakak Wia didiagnosa penyakit tersebut sejak tahun 2018. Selama menjalani perawatan kurang lebih 1,5 tahun, seluruh biayanya dijamin oleh BPJS Kesehatan.

“Saya sangat berterima kasih atas adanya Program JKN-KIS ini. Sejak awal perawatan sampai dengan tutup usia seluruh biayanya dijamin oleh BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Dalam 6 bulan terakhir sebelum meninggal, kondisi kakak Wia mengharuskannya keluar masuk rumah sakit akibat pendarahan.

“Enam bulan terakhir sebelum kakak saya meninggal, kondisinya sangat tidak stabil akibat pendarahan terus-menerus dan harus keluar-masuk rumah sakit. Jadi seminggu di rumah, nanti seminggu kemudian masuk rumah sakit lagi, ditransfusi lagi, apabila kondisi membaik dipulangkan lagi, begitu seterusnya,” imbuh Wia.

Selama menggunakan BPJS Kesehatan, Wia mengaku tidak pernah mengalami kendala dan tidak merasakan adanya diskriminasi antara pasien BPJS Ksehatan dan umum.

“Selama ini saya tidak pernah mengalami kendala apabila sakit, saya juga tidak merasakan adanya diskriminasi antara pasien BPJS Kesehatan dan pasien umum. Yang terpenting kita tahu prosedurnya saja,” ucapnya.

Pernah pada suatu ketika kakak Wia menjalani rawat inap selama 5 hari di ICU tanpa menggunakan JKN-KIS. Biaya yang dikeluarkan selama lima hari itu mencapai sekitar 50 juta rupiah. Wia secara pribadi sangat merasakan manfaat yang besar dari JKN-KIS ini.

“Kalau tanpa JKN-KIS, mungkin kakak saya tidak bisa kita rawat selama itu di rumah sakit. Banyak sekali kantung darah yang dibutuhkan. Biayanya tidak sedikit, kalau kita hitung, nggak mampu kita buat bayar. Semuanya dijamin oleh BPJS Kesehatan jadi sangat terbantu. Saya sangat berterima kasih kepada pahlawan JKN-KIS yang rutin membayar iuran. Dengan gotong royongnya keluarga kami telah terbantu. Sekarang giliran keluarga kami membalasnya dengan rutin membayar iuran tepat waktu. Semoga dengan begitu dapat bermanfaat dan berbagi dengan sesama,” ucap Wia. (Jamkesnews)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top