Makassar Butuh 9.000 Swab Per Pekan

  • Whatsapp
Makassar Butuh 9.000 Swab Per Pekan

foto: ilustrasi –int–

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Ketua Tim Epidemiologi Covid-19 Makassar dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Ansariadi menjelaskan, peningkatan kasus mencapai 1,1 persen selama sepekan terakhir. Padahal, sempat ditekan hingga 0,8 persen.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, peningkatan kasus lantaran dilakukannya swab massal pada enam kecamatan epicentrum Covid-19 di Kota Makassar. Dimana, ada 2.423 swab yang dilakukan pekan lalu.

“Hasilnya 3 persen positif. Meski kecil, harus hati-hati karena menular,” tandasnya.

Lanjut Ansariadi, jumlah swab yang dilakukan masih jauh dari angka ideal. Idealnya, dilakukan 9.000 tes swab per pekan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar kembali menggelar tes swab atau tes usap di Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Senin 28 September 2020.

Kepala Dinkes Makassar, Naisyah Tun Azikin mengatakan, pihaknya telah menggelar tes usap pada 26 September. Hanya saja peserta yang melakukan pemeriksaan masih rendah.

Hal itu diakuinya bahwa minimnya sosialisasi, sehingga warga Kecamatan Mamajang yang mengikuti sebanyak 284 orang.

Naisyah berharap kepada masyarakat yang tidak sempat mengikuti tes usap di Kecamatan Mamajang untuk menyiapkan diri.

“Yang belum datang hari Sabtu kemarin, bisa datang ke Puskesmas terdekat, atau di dua Puskesmas Cendrawasih sama Mamajang. Dengan target 350 peserta,” kata Naisyah.

Dimana, jumlah tes swab yanv ditarget mencapai lima ribuan dalam kedua tahap tersebut.(rul)

Pos terkait