LPDB-KUMKM Harapkan Perkoperasian di Bantaeng Meningkat

  • Whatsapp
LPDB-KUMKM Harapkan Perkoperasian di Bantaeng Meningkat

BANTAENG, UPEKS.co.id-Dalam rangka Peningkatan dan Pengembangan Jaringan Kerjasama Usaha Koperasi,PemerintahKabupaten Bantaeng melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskumdag)Kabupaten Bantaeng bekerjasama Lembaga Pengelola Dana Bergulir(LPDB-KUMKM) melaksanakan
Sosialisasi Penguatan Modal.

Kegiatan ini diikuti 30 orang peserta yang berasal dari 15 unsur Koperasi dan 15 pelaku usaha yang ada di
kabupaten Bantaeng,berlangsung di Kantor Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan(Diskumdag)Kabupaten Bantaeng,Kamis,24 September 2020.

Bacaan Lainnya

Menurut Ir.Meyriyani,M.Si sebagai Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan Bantaeng mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud dan tujuan adalah agar pengurus koperasi dan pelaku UKM mengetahui mekanisme dan prosedur pengajuan dana penguatan modal oleh Lembaga pengelola dana bergulir(LPDB-KUMKM).

Lanjut kata dia,Sosialisasi ini diharapkan mampu menjadi jembatan bagi Koperasi dan pelaku UKM yang memiliki keterbatasan akses modal.Selain itu,juga diharapkan sebagai langkah awal informasi kepada koperasi dan pelaku UKM terhadap program Lembaga Pengelola Dana Bergulir(LPDB-KUMKM)Sebagai alternatif Fasilitas Permodalan,jelasnya.

Selanjutnya kata dia,ada beberapa program penguatan modal untuk koperasi dan UKM yang sudah terealisasi kerjasama diantaranya khusus untuk penguatan modal berbasis dusun dan RW yang merupakan dana APBD untuk pelaku UKM.

Lanjutnya,juga penguatan modal yang berasal dari dana CSR BUMN seperti PT.PELINDO,PT SEMEN TONASA dan lain lain.Selain itu,penguatan modal yang berasal dari KUR BANK BRI,BNI dan MANDIRI serta Penguatan modal yang berasal dari BKE untuk Koperasi Pegawai Negeri,tutupnya.

Sementara itu,Sutan Wijoyo koordinator Satuan Tugas Monitoring Sulawesi Selatan berharap agar gerakan perkoperasian di kabupaten Bantaeng akan lebih meningkat dan masyarakat akan lebih mau untuk berkoperasi.

Dan berharap LPDB ada diwilayah SulSel khususnya di Bantaeng ini dapat memberikan motivasi motivasi kepada salah satu pembina di koperasi Dinas Koperasi kabupaten Bantaeng,termasuk Kajari selaku sebagai aparat hukum tidak hanya memberikan penindakan tetapi pencegahan preventif terkait pengelolaan keuangan APBN  ini tepat  sasaran,tepat pemanfaatan dan tepat pengembalian dan akan digulirkan kembali kepada koperasi koperasi yang akan mendapatkan akses LPDB,terangnya.

Narasumber,Asisten II Syamsul Suli,Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan Ir Meyriyani,M.Si,Kajari Dedyng Wibiyanto Atabay dan Sutan Wijoyo koordinator Satuan Tugas Monitoring Sulawesi Selatan.(Irwan.P)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *