Kasus Covid-19 Enrekang Terus Meningkat, Sejumlah Keleuarga Terpapar

  • Whatsapp
Kasus Covid-19 Enrekang Terus Meningkat, Sejumlah Keleuarga Terpapar

Kasus Covid-19 Enrekang Terus Meningkat, Sejumlah Keleuarga Terpapar

ENREKANG,UPEKS.co.id — Klaster penularan Covid-19 di Enrekang kini sudah masuk pada Klaster Keluarga.

Bacaan Lainnya

Beberapa keluarga sebelumnya telah diberitakan terpapar virus Corona diantaranya Kepala Desa bersama istri  dan tiga anaknya, juga seorang ibu di Mendatte, Kecamatan Anggeraja bersama empat anaknya juga terpapar  virus Corona.

Kini sepasang suami istri di Enrekang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini disampaikan Kepala Dinas  Kesehatan Enrekang, Sutrisno kepada Awak Media melalui rilisnya, Senin (21/9/2020).

Suami istri tersebut berinisial MS (40), laki-laki dan HB (42), perempuan warga Belajen Barat, Kelurahan  Kambiolangi, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang. Diduga suami istri ini terpapar virus Corona setelah  menghadiri acara pernikahan kerabatnya diluar daerah.

Sutrisno yang juga Koordinator Penanganan pada Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Enrekang menjelaskan  5 September 2020, MS dan HB sebelumnya mengunjungi Kabupaten Luwu Utara dalam rangka  menghadiri acara pernikahan kerabatnya selama beberapa hari.

Tanggal 16 September inisial HB mengalami demam dan sesak nafas. Meski begitu inisial HB belum mengunjungi  fasilitas kesehatan. HB masih dirawat oleh suaminya inisial MS yang merupakan seorang Tenaga Kesehatan disalah satu PKM di Enrekang.

Selang sehari,  17 September suami HB yaitu MS mulai mengalami Anosmia ( Kehilangan penciuman dan pengecapan).

Tanggal 18 September 2020 HB dilarikan ke RSUD Nenek Mallomo Kabupaten Sidrap oleh MS karena mengalami sesak nafas dengan Saturasi sisa 55 persen.

” Dihari yang sama HB dan MS Dilakukan pengambilan Swab PCR oleh Petugas Laboratorium RSUD Nenek  Mallomo Kabupaten Sidrap dan kemudian spesimen tersebut dikirim ke laboratorium pemeriksaan PCR Kabupaten Soppeng”. Kata Sutrisno.

Tanggal 19 September 2020 hasil pemeriksaan RT-PCR MS dan HB dinyatakan positif Covid-19. Keduanya  merupakan Kasus Covid-19 Ke – 99 dan 100 Kabupaten Enrekang.

Sebelumnya Dinas Kesehatan Enrekang juga merilis seorang perempuan inisial ER (24) warga Pasui,Desa Pasui,  Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang.

ER pernah mengunjungi Kota Makassar karena merawat HM yang terkonfirmasi positif Covid-19 kasus ke 94.  Sepulang dari Makassar ER melakukan isolasi mandiri dirumahnya.

Namun tanggal 14 September 2020 ER di RDT dan hasil Non Reaktif. Tapi tetap disarankan untuk melanjutkan  karantina mandiri di rumahnya.

Tanggal 17 September 2020 yang bersangkutan datang ke PKM Buntu Batu dengan keluhan demam,loyo,lemas  dan Anosmia ( hilang Indra penciuman dan pengecapannya).

Dilakukan pengambilan Swab PCR yang bersangkutan dihari yang sama. Tanggal 18 September spesimen PCR  dikirim ke laboratorium Sentral RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Tanggal 19 September 2020 hasil pemeriksaan RT-PCRnyq dinyatakan positif. ER merupakan kontak erat dengan  pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ke – 94.

Selaku Kadis Kesehatan Enrekang, Sutrisno berharap masyarakat semakin Waspada dengan meningkatnya  kasus Covid-19 di Enrekang.

” Jadi diharapkan masyarakat betul-betul patuh terhadap protokoler kesehatan yang dianjurkan oleh Pemerintah  Daerah”. Kata Sutrisno.

Kadis juga meminta kesadaran dan partisipasi masyarakat Enrekang agar dengan sadar dan sukarela melakukan  pemeriksaan jika telah melakukan perjalanan keluar daerah.

” Akhir-akhir ini kasus Covid-19 di Enrekang bukan semakin melandai tapi grafiknya semakin meningkat. Saya  berharap sebaiknya jika pulang dari bepergian masyarakat melakukan pengecekan kesehatan ulang di tempat  yang telah disediakan’. Pungkasnya. (Sry)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *