IPHI Sulsel Harapkan Makassar Jadi Barometer Pemberdayaan Haji

  • Whatsapp
IPHI Sulsel Harapkan Makassar Jadi Barometer Pemberdayaan Haji
LANTIK. Suasana pelantikan pengurus IPHI Kota Makassar diketuai Dr. Ur. Hj. Apiaty Amin Syam oleh Wakil KetuaPD IPHI Sulsel Dr. H. Abu Bakar Wasahua,MH., di Hotel Aston Jln Sultan Hasanuddin, Minggu (20/09/20).
IPHI Sulsel Harapkan Makassar Jadi Barometer Pemberdayaan Haji

MAKASSAR.UPEKS.co.id—Sebanyak 60 pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Makassar resmi dilantik diawali penanda-tanganan berita acara, pengenakan jas organisasi, dan penyerahan bendera pataka yang dilakukan Wakil Ketua PW IPHI Sulsel Dr. H. Abu Bakar Wasahua,MH. kepada Ketua PD IPHI  Makassar Dr.Ir. Hj. Apiaty Amin Syam, M.Si.

Hadir mendampingi Sekretaris H. Masykur Yusuf,S.Ag.,M.Ag. dan para Wakil Ketua H Abdimanaf Mursaid, H. Abd  Munsyir, H. Syamsuddin Kadir, di Hotel Aston Jalan Sultan Hasanuddin, Minggu (20/09/20).

Wakil Ketua PW IPHI Sulsel Drs. H. Saleh Rajab dalam sambutannya mengharapkan, pengurus yang baru saja  dilantik dapat bekerjasama membangun ummat di daerah ini dengan memberdayakan jamaah haji yang sungguh  sangat luar biasa jumlahnya.

Bacaan Lainnya

Dalam acara pelantikan tersebut pengurus IPHI Makassar juga menyerahkan bantuan beras dalam kemasan  masing-masing 10 kg kepada kaum dhu’afa secara simbolis dan akan disalurkan pengurus IPHI kecamatan.

“Organisasi yang terbanyak anggotanya adalah IPHI karena semua orang yang sudah berhaji dapat menjadi  anggotanya. Didukung dengan ketua yang saya kenal betul kemampuannya tidak diragukan lagi dan sudah  terbukti saat mendampingi suami,H. Amin Syam selama jadi gubernur,” ungkap H. Saleh Rajab.

Saleh Rajab berpesan dengan potensi dan pengalaman yang dimiliki Hj Apiaty sebagai teknorat dan politisi yang  boleh dikata tidak satupun dimiliki daerah lain di negeri ini maka diharapkan IPHI Makassar dapat menjadi  barometer pemberdayaan haji di Sulsel pada khususnya dan di Indonesia pada umumnya.

“Harapan ini memang suatu tantangan yang membutuhkan program-program yang nyata. Untuk itu setidaknya ada  empat hal yang perlu mendapat perhatian dan segera dilakukan pengurus,” ungkap H. Saleh Rajab berpesan.

Keempat poin itu lanjut H. Saleh Rajab, dua diantaranya sudah dilakukan IPHI Makassar lewat Musda dan rapat  kerja yang berlangsung hari ini, tinggal konsolidasi program dan organisasi sehingga organisasi ini sudah  menyentuh sampai di setiap kecamatan.

Harapan yang sama juga dikemukakan Sekretaris SEKBANGPOL Kota Makassar Drs. Ahmad Namsung mewakili  Walikota Makassar.

Dia mengharapkan IPHI Makassar dapat berperan mendampingi pemerintah sebagai organisasi yang memiliki  potensi besar dari segi jumlah anggota maupun dari segi tingkat kesejahteraannya.

“Kita harapkan dibawah kepemimpinan Hj Apiaty Amin Syam, IPHI makin maju dan lebih berperan bersama-sama  dengan pemerintah membangun ummat dalam berbagai sektor kehidupan karena potensi yang dimiliki ini  mencakup seluruh bidang kehidupan yang memang jadi prioritas pemerintah. Tanpa keterlibatan organisasi
semacam IPHI tidak mungkin pemerintah berhasil membangun masyarakat didaerah ini,” kata Ahmad Namsung.

Karenanya lanjut Ahmad Namsung, IPHI harus menjadi garda terdepan mendampingi pemerintah di dalam  membangun ummat.

Dalam rapat kerja yang berlangsung sehari penuh tersebut IPHI Makassar berhasil merumuskan program kerja  jangka pendek, menengah, dan jangka panjang hingga lima tahun kedepan.

Diantara program jangka pendek disepakatipembenahan kelengkapan sekretariat, membentuk tim  survei/penelitian dampak sosial atas pandemik Covid-19 dan usaha penanggulangannya, serta menghimpun para  dermawan atau anggota IPHI yang memiliki kemampuan untuk membantu masyarakat khususnya anggota IPHI di  setiap kecamatan.

Sementara di bidang pendidikan dan pelatihan, program yang sangat menarik adalah melakukan MOU dengan  organisasi penyelenggara haji/umroh dengan Pemda dalam rangka pemberdayan calon jamaah haji dengan IPHI,  serta melaksanakan pelatihan manajemen organisasi buat pengurus kota maupun kecamatan.(rls).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *