Dinas Kesehatan Makassar Wajibkan Ibu Hamil Rapid Test

  • Whatsapp
Dinas Kesehatan Makassar Wajibkan Ibu Hamil Rapid Test

foto: ilustrasi –int–

MAKASSAR, UPEKS.co.id – Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar mewajibkan rapid test untuk ibu hamil. Ia beralasan hal itu menjadi prosedur tetap untuk memastikan keamanan kesehatan dari Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Begitu ada yang reaktif kita swab. Begitu swab positif kita rujuk ke RS rujukan Covid-19, yaitu Dadi dan Labuan Baji. Itu protapnya,” kata Naisyah.

Naisyah memastikan rapid test aman bagi bayi dan ibu hamil. Ia mengatakan hal itu tak mempengaruhi janin dalam kandungan.

“Pemeriksaan rapid tidak mempengaruhi janin yang ada di dalam kandungan. Yang diambil darah di kapiler. Jadi itu untuk screening awal, reaktif, swab, positif, rujuk,” ungkapnya.

Selain untuk keselamatan pada ibu hamil, kata Naisyah, rapid test juga penting untuk keselamatan bagi tenaga kesehatan (nakes).

“Yang pertama keselamatan bayi dan kedua keselamatan nakes yang ada. Nah upaya yang paling efektif yang bisa dilakukan adalah rapid test,” kata dia.

Naisyah menyatakan tak bisa melakukan metode screening Covid-19 dengan menggunakan tes usap. Hal itu lantaran penyediaan kuota swab test di Makassar terbatas.

Sementara, kata Naisyah, berdasarkan perkiraan ada sebanyak 30 ribu ibu hamil di tahun 2020.

“Sudah ada juknis peraturan yang menyatakan lakukan pemeriksaan sesuai juknis kondisi di daerah masing-masing. Yang prtama tidak semuanya kita bisa lakukan swab,” terangnya

“Kemudian yang kedua, kondisi darurat, datang ibu hamil mau melahirkan. Mau mi keluar anaknya baru disuruh swab, 3 Hari baru ditau hasilnya, lama ditunggu hasilnya, tidak mungkin kita langsung tahu, jadi kita mendeteksi dengan screening rapid,” pungkasnya.(rul)

Pos terkait