Awal Oktober Pemkab Enrekang Tegakkan Perbup Nomor 42 Tahun 2020

  • Whatsapp
Awal Oktober Pemkab Enrekang Tegakkan Perbup Nomor 42 Tahun 2020

Awal Oktober Pemkab Enrekang Tegakkan Perbup Nomor 42 Tahun 2020

ENREKANG, UPEKS.co.id — Pemkab Enrekang hingga kejajaran tingkat Desa saat ini tengah melakukan  sosialisasi menyangkut Peraturan Bupati nomor 42 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum  Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Virus Corona (COVID-19).

Bacaan Lainnya

Peraturan Bupati Ini bertujuan mendisiplinkan Masyarakat dalam penerapan Protokol Kesehatan yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga jarak serta menjauhi kerumunan.

Salah satunya adalah Pemerintah Kecamatan Masalle. Dipimpin langsung oleh Sekcam Masalle, Nurdin  menggandeng Satpol PP, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan edukasi dan sosialisasi ke Desa-desa  yang ada diwilayah Kecamatan Masalle.

Nurdin mengatakan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi Perbup Nomor 42 hingga akhir bulan September  2020.

” Sekarang kami masih melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama dipasar Masalle. Tapi tanggal 1  Oktober kami sudah harus menegakkan disiplin bagi seluruh masyarakat Masalle. Tidak ada kompromi lagi,  masyarakat yang tidak menggunakan masker akan di tindak sesuai Perbup tersebut”. Kata Mantan Kepala Desa
ini.

Namun jika sampai tanggal yang telah ditentukan, Perbup nomor 42 akan segera ditegakkan.

” Tidak ada gunanya kita selama ini melakukan sosialisasi hingga pelosok desa jika Peraturan Bupati tidak  ditegakkan. Saat ini kita memang harus mendisplinkan masyarakat untuk tetap patuh pada protokoler kesehatan,  apalagi sekarang kasus Covid-19 di Enrekang akhir-akhir ini terus bertambah”. Ujarnya.

Untuk itu, tanggal 1 Oktober Pemerintah Kecamatan Masalle akan memberikan sanksi kepada masyarakat  Masalle yang tidak patuh terhadap Protokoler Kesehatan. Baginya, sudah cukup melakukan edukasi dan  sosialisasi selama ini, selanjutnya dia akan melakukan penegakan Perbup nomor 42 tahun 2020 tersebut.

Sementara itu Wabup Enrekang, Asman mengatakan Perbup tersebut akan diberlakukan pada tanggal 1 Oktober.  Bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokoler kesehatan akan diberikan sanksi hingga tindakan hukum.

” Jadi jika selama ini kita terus melakukan sosialisasi hingga kepelosok desa, itu karena kami akan memberlakukan  Perbup Nomor 42. Bagi masyarakat yang tidak patuh akan kita beri sanksi hukuman sosial dan administratif”. Katanya

Asman mengatakan masyarakat harus tetap menjaga diri dengan tetap mematuhi protokoler kesehatan. ” Jaga diri  kita, Keluarga kita dan masyarakat sekitar kita. Caranya dengan mematuhi protap kesehatan apalagi kondisi  perkembangan Covid-19 di Enrekang masih terus bertambah”. Ujar Wabup. (Sry)

Pos terkait