Tingkatkan Mutu Layanan, BPJS Kesehatan Makale Perkuat Koordinasi dengan TKMKB

  • Whatsapp
Tingkatkan Mutu Layanan, BPJS Kesehatan Makale Perkuat Koordinasi dengan TKMKB

Tingkatkan Mutu Layanan, BPJS Kesehatan Makale Perkuat Koordinasi dengan TKMKB

Pada kesempatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makale Sanny Christian Mangundap memaparkan beberapa hal, di antaranya terkait Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 2 Tahun 2020 tentang Prosedur Penjaminan Pelayanan Refraksi dan Kacamata pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dalam Program Jaminan Kesehatan.

Sanny menjelaskan bahwa berdasarkan evaluasi utilisasi rasio rujukan, gangguan refraksi ringan menjadi kasus tertinggi rujukan nonspesialistik ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL). Sementara itu, Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama merupakan pelayanan kesehatan non spesialistik sehingga penanganan refraksi tersebut diharapkan dapat diselesaikan secara tuntas pada FKTP melalui penguatan kompetensi dan sarana prasarana.

“Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di FKTP perlu dilakukan penguatan pelayanan primer melalui pemenuhan sarana prasarana serta kompetensi, salah satunya melalui pelayanan kesehatan mata. Hal ini diharapkan dapat mengoptimalkan kualitas layanan FKTP utamanya dalam pemberian rujukan horizontal sehingga pelayanan dapat diselesaikan pada tingkat primer dan mengurangi penumpukan pasien refraksi ringan di rumah sakit,” ucap Sanny.

Selain itu, pada kesempatan tersebut Sanny juga memaparkan Peraturan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Prosedur Penjaminan Operasi Katarak Dan Rehabilitasi Medik. Sanny mengatakan bahwa BPJS Kesehatan menjamin pelayanan operasi katarak dan rehabilitasi medik berdasarkan indikasi medis dan sesuai dengan standar pelayanan. Pengaturan mengenai prosedur penjaminan operasi katarak dan rehabilitasi medik dibentuk guna terwujudnya kepastian hukum bagi peserta dalam mendapatkan penjaminan manfaat Program Jaminan Kesehatan.

“Untuk inisiasi audit medis dilakukan berdasarkan hasil audit administrasi klaim terhadap pelayanan operasi katarak dan pelayanan rehabilitasi medik yang dilakukan Kantor Cabang. Sesuai dengan tugasnya, TKMKB dapat menjalankan audit medis tersebut. Audit medis dilaksanakan sebagai implementasi fungsi manajemen klinis dalam rangka penerapan tata kelola klinis yang baik di rumah sakit,” tambahnya.

Wakil Ketua TKMKB Tingkat Cabang Makale Tahun 2020 Zadrak Tombeg menyampaikan dukungannya dalam penguatan kompetensi dan layanan tersebut serta siap melaksanakan tanggung jawabnya sebagaimana komitmen bersama yang telah dibentuk sejak awal.

“Sebagaimana tanggung jawab TKMKB, maka kami siap melaksanakan tugas sosialisasi kewenangan tenaga kesehatan dalam menjalankan praktik profesi sesuai dengan kompetensi, utilization review dan audit medis, serta pembinaan etika dan disiplin profesi kepada tenaga kesehatan. Diharapkan dengan semua dukungan stakeholder dapat meningkatkan optimalisasi penjaminan pelayanan bagi peserta JKN-KIS dan keberlangsungan Program JKN-KIS yang berkesinambungan,” ujar Zadrak. (Jamkesnews)

Pos terkait