MAKASSAR CITY

Tangani Korban Kebakaran, Dinkes Makassar Terjunkan Petugas Puskesmas

Tangani Korban Kebakaran, Dinkes Makassar Terjunkan Petugas Puskesmas

 

MAKASSAR, UPEKS.co.id– Kasus kebakaran yang melanda Kota Makassar telah terjadi di tiga lokasi berbeda dalam sepekan terakhir.

Beberapa diantaranya seperti di pasar tradisional Sambung Jawa alias pasar Senggol, permukiman padat penduduk di belakang Pasar Pannampu, dan di jalan Bandang.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin mengatakan pihaknya merespon cepat tiap kebakaran yang terjadi. Langkah yang ditempuh yakni menerjunkan petugas kesehatan di setiap lokasi kebakaran.

Untuk di Pannampu dilayani oleh petugas kesehatan Puskesmas Kaluku Badoa di Panampu, lalu Puskesmas Dahlia di pasar Senggol, dan Puskesmas layang di Jalan Bandang.

“Mereka memberikan pelayanan kesehatan kepada korban kebakaran pasca kebakaran,” kata Naisyah, Kamis, 27 Agustus 2020.

Naisyah menegaskan dirinya telah menginstruksikan kepada seluruh Puskesmas untuk terus bersiaga terhadap peristiwa kebakaran.

Tangani Korban Kebakaran, Dinkes Makassar Terjunkan Petugas Puskesmas

Pasalnya, tiap musim kemarau, peristiwa kebakaran rawan terjadi. Untuk itu, Naisyah meminta masyarakat berhati-hati dalam beraktivitas. Hal itu untuk mengantisipasi ancaman kebakaran yang akan terjadi.

“Kalau ada yang sakit akibat kebakaran dilayani oleh posko pelayanan kesehatan,” tegas Naisyah.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Kasrudi mengusulkan wajib alat pemadam di tiap daerah, terutama untuk wilayah yang sulit diakses pemadam kabakaran.

Hal itu merespons maraknya kebakaran di yang terjadi secara beruntun beberapa pekan terakhir.

“Salah satu penyebab sulitnya api dipadamkan adalah akses ke lokasi kebakaran yang terhambat,” kata Kasrudi.

Kendati sudah ada, ia meminta perlu ada penambahan. Lorong-lorong yang padat dan susah diakses itu harusnya disiapkan sumur bor dan pompa, serta APAR (alat pemadam api ringan).

“Jadi masyarakat bisa antisipasi sendiri dengan adanya ini,” ujar legislator Gerindra tersebut.
Menurutnya, kondisi Kota Makassar sudah cukup padat, sehingga banyak titik yang tidak bisa dijangkau oleh tim pemadam.(rul)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top