Tak Pernah Sosialisasi, Aliansi Masyarakat Penja Tolak Tambang C

  • Whatsapp
Tak Pernah Sosialisasi, Aliansi Masyarakat Penja Tolak Tambang C

ENREKANG, UPEKS.co.id — Masyarakat Desa Karueng yang terhimpun dalam Aliansi Masyarakat Penja melakukan reaksi dan protes keras ada rencana akan dibukanya Galian Tambang C yang akan beroperasi di Dusun Penja, Desa Karueng, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang.

Kepala Desa Karueng Usmayadi Syarifuddin membenarkan hal tersebut. Kepada Upeks, Usmayadi mengatakan masyarakat desa melakukan protes karena pihak Pemrakarsa Pembangunan Tambang C yang bernama Krisyanti tak pernah melakukan sosialisasi dan bahkan tak pernah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Karueng tentang Tambang C yang akan dibuka di Desanya.

” Ini masalah Tambang C yang mau masuk. Saya juga salahkan pihak Pemrakarsa yang tidak pernah berkomunikasi dengan Masyarakat desa Karueng. Mereka tidak ada itikad baik untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat. Harusnya kan dia melakukan pendekatan kepada masyarakat supaya masyarakat tidak kaget”. Kata Usmayadi.

Bahkan pada saat mengukur titik Kordinatpun pemrakarsa tak pernah memberitahukan Pemerintah setempat.

“Makanya ada protes dari Warga karena tidak pernah ada Koordinasi kebawah tiba-tiba ada pengumuman yang ditempel bahwa akan ada tambang C yang akan dibuka di desa Karueng. Pengumuman hanya berlaku sampai tiga hari. Ini yang membuat masyarakat tidak terima”. Ujarnya.

Namun Kades Karueng mengakui ada beberapa warga yang telah bertanda tangan sebagai persetujuan jika kelak lahan mereka siap dilalui untuk dijadikan akses menuju Tambang C tersebut dan itu yang menjadi acuan pihak pengelola Tambang untuk mendapatkan izin ditingkat Provinsi.

” Tapi ternyata sampai di Provinsi redaksinya berubah. Awal penjelasannya persetujuan untuk masuk menuju Tambang, tapi ternyata redaksinya berubah menjadi normalisasi dan pengerukan tambang ini saya tidak tau kenapa berubah apakah ada manipulasi atau apa saya tidak tahu”. Jelasnya.

Untuk itu, selaku Kepala Desa Karueng, Usmayadi Syarifuddin akan terus mendampingi warganya untuk mendapatkan akses ke Instansi terkait. Salah satunya Kades Karueng sudah memfasilitasi masyarakat ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Enrekang untuk mendapatkan penjelasan.

Usmayadi juga meminta agar Dinas Lingkungan Hidup tidak terburu-buru mengeluarkan rekomendasi kepada pihak penambang sebelum masyarakat benar-benar menerima tambang C tersebut.

Hari ini, Rabu (5/8/2020) rencananya, Aliansi Masyarakat Penja akan melakukan unjuk rasa didepan Kantor Bupati Enrekang sebagai bentuk penolakan terhadap hadirnya Tambang C di Desa Karueng tanpa persetujuan masyarakat demi keberlangsungan hidup masyarakat dan dampak kerusakan terhadap lingkungan sekitarnya. (Sry).

Pos terkait