Resmob Polres Enrekang Bekuk Terduga Penggelapan Motor

  • Whatsapp
Resmob Polres Enrekang Bekuk Terduga Penggelapan Motor

Resmob Polres Enrekang Bekuk Terduga Penggelapan Motor

ENREKANG,UPEKS.co.id—Kepolisian Resort (Polres) Enrekang menangkap pelaku penggelapan sepeda motor  yang dilakukan tersangka di MLM l ml wilayah hukum Polres Enrekang.

Bacaan Lainnya

Warga Kabupaten Tanah Toraja yang berinisial IT (31) dibekuk polisi dikediamannya, Rabu (36/8/2020).  IT ditangkap tim Unit Resmob Polres Enrekang dan dibantu anggota Reskrim Polsek Alla’.

AKP Saharuddin,Kasat Reskrim Polres Enrekang menjelaskan penangkapan terhadap tersangka dilakukan  setelah pihaknya menerima laporan masyarakat yang telah menjadi korban penggelapan tersebut.

Bukan baru kali pertama pelaku beraksi di Kabupaten Enrekang. Tercatat setidaknya IT telah melakukan hal yang  sama di Kecamatan Alla dan Kecamatan Anggeraja.

Kasus terakhir dilakukan pelaku di Kecamatan Alla’ dan berhasil membawa kabur sepeda motor merek Yamaha  Jupiter MX milik korbannya.

Modus pelaku dalam melakukan aksinya sangat rapi. Pelaku terlebih dahulu berkenalan dengan korbannya dan  kemudian menjadi jadi penumpang ojek korban.

Setelah di tengah jalan, pelaku kemudian pura-pura meminjam motor korban dengan alasan ingin membeli rokok.

“Jadi seolah-olah kenal dulu, baru minta diantar seperti pelanggan ojek, kemudian minta pinjam motor korban karena ada keperluan, setelah itu motor dia pakai dan bawah kabur,” kata AKP Saharuddin, Kamis (27/8/2020).

Selain cara tersebut, modus lain dari pelaku adalah berpura-pura mau membeli sepeda motor yang ditawarkan  korban di media sosial.

Selanjutnya meminjam motor dengan alasan ingin mencoba motor yang akan dijual tersebut, setelah itu pelaku  membawa kabur motor tersebut.

“Jadi modus pelaku memang lebih mengarah ke penggelapan karena berusaha berkenalan dengan korbannya  dulu kemudian membawa kabur motornya. Pengakuannya sudah tiga kali lakukan aksinya di Enrekang,” ujar  Saharuddin.

Beruntungnya, tiga sepeda motor yang digelapkan belum sempat dijual pelaku sebelum akhirnya dibekuk Resmob  Polres Enrekang.

Akibat dari perbuatannya, IT dikenakan Pasal 372 tentang penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal 4  tahun penjara.

Dengan maraknya kasus kejahatan di Enrekang, Ksat Reskrim mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati apalagi kepada orang yang baru dikenal.

“Perlu disampaikna kepada masyarakat agar waspada dan jangan mudah percaya sama orang lain,” tutup AKP  Saharuddin.(Sry)

Pos terkait