ANEKA

Realisasi PAD Gowa Lampaui Target

Realisasi PAD Gowa Lampaui Target

GOWA, UPEKS.co.id —DPRD Kabupaten Gowa mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda)  tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Gowa tahun anggaran 2019 menjadi Peraturan Daerah  (Perda) pada Rapat Paripurna DPRD Gowa, Selasa (11/8/2020) malam.

Juru bicara Badan Anggaran DPRD Kabupaten Gowa, Nasruddin Sitakka mengatakan bahwa pengesahan ini  setelah dilakukan sejumlah pembahasan dengan melibatkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan  Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.

“Secara umum DPRD Kabupaten Gowa mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Gowa atas pengelolaan  keuangan daerah yang mencakup proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, pertanggungjawaban dan  pengawasan untuk menyediakan informasi yang relevan mengenai posisi keuangan dan seluruh transaksi yang  dilakukan pemkabselama satu periode,” ujarnya.

Walaupun demikian, mewakili Banggar DPRD Gowa, Nasruddin Sitakka tetap menyampaikan sejumlah  rekomendasi, saran dan masukan kepada pemkab agar dalam pengelolaan keuangan  daerah lebih baik lagi kedepannya.

Salah satunya minta pemkab memaksimalkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di setiap SKPD  terutama di bidang Minerba.

Dia berharap agar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Gowa untuk melakukan pungutan di bidang  minerba baik secara perorangan maupun maupun perusahaan yang tentunya sesuai menggunakan sistem RAB  sesuai dengan Peraturan Bupati Gowa.

Olehnya itu dirinya berharap agar apa yang menjadi saran dan masukan dapat ditindaklanjuti agar menjadikan  Gowa lebih baik lagi kedepannya.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil
Bupati Gowa atas segala upaya yang dilakukan selama ini untuk membangun Kabupaten Gowa.

“Begitupun dengan para anggota DPRD Kabupaten dan TAPD beserta pimpinan SKPD lingkup pemkab atas segala perhatian dan kesungguhannya dalam mengikuti rapat pembahasan Ranperda
Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019 ini,” harapnya.

Sementara itu, mewakili Bupati, Adnan Purichta Ichsan, Wakil Bupati Gowa, H. Abd Rauf Malaganni juga  menyampaikan terima kasih kepada DPRD Gowa atas dukungan dan kerjasamanya selama ini  bersama pemkab khususnya selama pembahasan Ranperda Laporan Pertanggungjawaban  Pelaksanaan APBD TA 2019.

“Walaupun terkadang harus berlangsung melalui perdebatan-perdebatan yang cukup alot, namun pada akhirnya  dengan suasana dan rasa kekeluargaan melalui musyawarah untuk mencapai mufakat dapat terselesaikan  dengan baik,” kata Kr Kio sapaan Wakil Bupati Gowa.

Dalam tahun anggaran 2019, Wabup Gowa menyebutkan pemerintah daerah telah berupaya mengantisipasi  kondisi daerah secara menyeluruh dengan melakukan perubahan-perubahan dalam penyelenggaraan  pemerintahan dan pembangunan daerah yang diselaraskan dengan prinsip keadilan dan berbudaya dalam pengelolaan anggaran keuangan daerah secara efisien dan efektif,
yang terakomodir melalui aturan-aturan yang berlaku.

Secara umum lanjut Kr. Kio dapat digambarkan bahwa anggaran pendapatan pada APBD perubahan Kabupaten  Gowa tahun 2019, pendapatan daerah termasuk penerimaan pembiayaan yang dianggarkan sebesar  Rp2.013.411.115.780,91 yang direalisir sebesar Rp2.011.976.909.324,55 atau 99,93%.

Sedangkan anggaran belanja daerah tahun anggaran 2019 termasuk pengeluaran pembiayaan dianggarkan  Rp2.013.411.115.780,91 dan terealisir sebesar Rp1.919.436.399.756,48 atau 95,33%. Sehingga sisa  lebih perhitungan anggaran (SILPA) per 31 desember 2019 adalah sebesar Rp92.540.509.568,07.

Sementara untuk PAD Kabupaten Gowa, dirinya menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Gowa telah  melampaui target 105,24%.

Dengan pencapaian ini, kata Wabup Gowa akan menjadi motivasi tersendiri bagi  pemkab untuk terus meningkatkan PAD Kabupaten Gowa dengan memanfaatkan potensi  yang ada.

Oleh karena itu, apa yang menjadi saran dan masukan dari DPRD Kabupaten Gowa akan ditindaklanjuti  khususnya dalam peningkatan PAD Kabupaten Gowa. Salah satunya dengan melakukan penyesuaian-  penyesuaian Perda yang ada dan penggarapan Perda-Perda baru serta melakukan pengawasan yang lebih ketat  atas pengelolaan PAD.

“Apapun yang menjadi keputusan sidang pada hari ini adalah merupakan bagian yang sangat strategis untuk  menentukan dan menetapkan arah kebijakan dan program dalam perjalanan pelaksanaan anggaran pada tahun- tahun mendatang,” tandasnya.(Sofyan)

#TRENDING

To Top