Prodi Gizi Unimerz Workshop dan Lokakarya Kurikulum Secara Virtual

  • Whatsapp
Prodi Gizi Unimerz Workshop dan Lokakarya Kurikulum Secara Virtual

Prodi Gizi Unimerz Workshop dan Lokakarya Kurikulum Secara Virtual

MAKASSAR.UPEKS.co.id—Program Studi (Prodi) S1 Gizi Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Univesitas
Megarezky (Unimerz) gelar Workshop dan Lokakarya Kurikulum secara Virtual di Kampus Unimerz Jalan Antang Raya No. 43 Makassar, Selasa (18/8/2020)

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dilaksanakan di tengah pandemik covid 19 dengan memperhatikan protokol kesehatan (cuci tangan, gunakan Hand sanitizer, jaga jarak dan pakai masker).

Dekan Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Unimerz, Dr Syamsuriyati, S.ST, SKM, M. kes dalam sambutannya  apresiasi kepada program studi S1 Gizi karena tetap melaksanakan kegiatan ini dimasa pandemik Covid 19.

Diharapkan kegiatan ini bisa menghasilkan kurikulum yang merupakan rencana pengaturan mengenai capaian pembelajaran dan bahan kajian proses belajar mengajar dan penilaian.

Selanjutnya digunakan sebagai pedoman penyelenggaran program studi gizi yang sesuai dengan SN Dikti (Standar Nasional Pendidikan Tinggi) dan kurikulum berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia)

Kurikulum berbasis KKNI yakni “kurikulum pada program studi yang mengharuskan sistem pendidikan di  perguruan tinggi menjelaskan profil lulusannya sehingga dapat disesuaikan dan kelayakan dalam sudut pandang  analisa kebutuhan masyarakat” ungkapnya.

Workshop dan lokakarya ini narsumbernya, Sekretaris Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI),  Dr Ir Budi Setiawan, MS dan dihadiri kurang lebih 50 peserta dari organisasi profesi.

Diantaranya, Ketua DPD PERSAGI Sulsel, Dr Nadimin. SKM, M.Kes, Stakehorder dari Dinas Kesehatan Provinsi  Sulsel, perwakilan dari Rumah Sakit dan Puskesmas Kota Makassar dan Kabupaten lainnya se Sulawesi Selatan.

Melalui workshop dan lokakarya Kurikulum Program Studi Gizi diharapkan Unimerz mampu menghasilkan alumni  Nutrision yang memiliki keahlian di bidang Gizi dan memiliki uji kompetensi pendidikan Gizi sesuai dengan  perundang undangan yang berlaku.(rls)

Pos terkait