Pemkab Sidrap MoU Kanwil Kemenkumham, Fasilitasi Permohonan Kekayaaan Intelektual

  • Whatsapp
Pemkab Sidrap MoU Kanwil Kemenkumham, Fasilitasi Permohonan Kekayaaan Intelektual

Pemkab Sidrap MoU Kanwil Kemenkumham, Fasilitasi Permohonan Kekayaaan Intelektual

SIDRAP UPEKS.co.id— Bupati Sidrap H Dollah Mando dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak  Asasi Manusia Sulsel, Harun Sulianto, menandatangani Nota Kesepahaman tentang Fasilitasi Permohonan  Kekayaan Intelektual, Kamis 27 Agustus 2020.

Bacaan Lainnya

Dollah Mando melakukan penandatanganan secara virtual tersebut di ruang kerjanya di Lantai III Kantor Bupati  Sidrap.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Rutan Sidrap Mansur dan Sekretaris Kabupaten Sudirman Bungi.

Di kesempatan yang sama, penandatanganan nota kesepahaman juga dilakukan Kanwil Kemenkumham Sulsel  dengan Pemkab Luwu Timur dan Pemkab Wajo.

Tujuan nota kesepahaman itu untuk mewujudkan pemajuan kekayaan intelektual berupa merek, dan desain industri yang meliputi pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, pembinaan serta fasilitasi permohonan kekayaan intelektual untuk pembangunan daerah.

Lanjut Harun Sulianto mengatakan, Sulawesi Selatan adalah salah satu provinsi yang memiliki banyak potensi  kekayaan intelektual.

“Saat ini Kemenkumham Sulsel sedang aktif mendorong Kabupaten Kota untuk mendaftarkan kekayaan  intelektualnya menjadi produk unggulan tiap daerah,” ungkap Harun

Ditambahkan Harun, pihaknya bersinergi dengan sejumlah pihak untuk mendorong Kabupaten/Kota di Sulawesi  Selatan mendaftarkan kekayaan intelektualnya.

Sementara Bupati Sidrap H Dollah Mando menyambut positif nota kesepahaman terkait fasilitasi permohonan  kekayaan intelektual tersebut.

Dikatakan Dollah Mando, Kabupaten Sidrap memiliki berbagai potensi kekayaan intelektual baik komoditas industri,  kerajinan, kuliner dan lainnya.

Diantaranya, kerajinan pandai besi, kuliner nasu palekkko dan hidangan cawiwi  (burung belibis) serta berbagai kue tradisional khas Sidrap.

“Kami berharap agar produk-produk dan karya potensi daerah kita dapat dilindungi keberadaannya serta  memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” urai Dollah Mando. (Risal Bakri).

Pos terkait