Maknai HUT Kemerdekaan RI ke-75, Ini kata Danki Brimob Baebunta

  • Whatsapp
Maknai HUT Kemerdekaan RI ke-75, Ini kata Danki Brimob Baebunta

Maknai HUT Kemerdekaan RI ke-75, Ini kata Danki Brimob Baebunta

LUTRA, UPEKS.co.id —Setiap tanggal 17 Agustus Rakyat Indonesia peringati perjuangan untuk meraih  Kemerdekaan dari penjajah. Untuk itu 17 Agustus hari istimewa seluruh rakyat Indonesia dimana saja berada.

Bacaan Lainnya

Tahun ini bertepatan pula kondisi pandemi Covid-19 dan bencana banjir bandang lumpur tanah longsor di Lutra, kata Danki Brimob, Baebunta,  AKP Laode Rusli, SE. Selasa (18/8/2020).

Dikatakannya, tahun 2020 kurang menguntungkan bagi bangsa Indonesia dan dunia, sebab kita diperhadapkan  pandemi Covid-19 yang pengaruhi kesehatan, psikologi, sosial, dan ekonomi masyarakat.

Selain itu di Luwu Utara, terjadi banjir bandang lumpur yang pula melululantakkan perekonomian di Kecamatan  Masamba, Baebunta dan Kecamatan Sabbang.

Umur 75 tahun, yang sering dirayakan dengan sebutan ulang tahun berlian, memberikan gambaran umur yang  sudah matang dan telah menjalani berbagai tantangan, rintangan, cobaan dalam hidup dan telah teruji, ujarnya.

Kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah dari bangsa lain, tapi hasil perjuangan rakyat Indonesia yang rela  berkorban dengan satu tujuan yakni MERDEKA dari penjajah.

Perjuangan rakyat Indonesia tidak boleh surut, padam dan harus terus berlanjut dalam rangka mempertahankan  serta mengisi Kemerdekaan ini.

Perjuangan seperti inilah yang sulit, karena kita tidak tahu siapa lawan dan siapa kawan. Perjuangan yang  dilakukan bukanlah untuk melawan masyarakat atau penduduk Indonesia. Namun untuk merangkul dan mengajak  setiap pihak bekerja sama membangun bangsa ini,” ujar AKP Laode Rusli, SE.

Kemerdekaan RI ke 75 ini di masa pandemi Covid-19 bertema ‘Indonesia Maju’ dan di Logo berbentuk perisai yang mana kita terinspirasi dari simbol perisai yang ada dalam lambang Garuda Pancasila.

Di logo ini Indonesia digambarkan sebagai Negara yang mampu memperkokoh Kedaulatan dan menjaga  Persatuan dan Kesatuan Indonesia, tandas Laode Rusli. (yustus)

Pos terkait