Kejari Takalar Eksekusi Putusan IPAL Amiruddin

  • Whatsapp
Kejari Takalar Eksekusi Putusan IPAL Amiruddin

Kejari Takalar Eksekusi Putusan IPAL Amiruddin

TAKALAR,UPEKS.co.id—- Setelah hampir sepekan diisolasi di hotel Swissbell Makassar karena Reaktif covid-19  dan telah dinyatakan negatifm akhirnya Amiruddin, pemilik Ijazah Palsu (IPAL) dieksekusi putusannya oleh  Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar.
.
Kepala Kejari Takalar Syafril SH.MH mengatakan, Amiruddin Mami kita sudah eksekusi putusan Senin (24/8/20).

Bacaan Lainnya

“Kita eksekusi Pengguna Ijazah Palsu (IPAL), karena tindak lanjut keputusan Mahkamah Agung. Saat ini H  Amiruddin dinyatakan negatif berdasarkan hasil pemeriksaan tim gugus covid-19. Sehingga resmi ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IA Makassar,” ujarnya, Kamis, (27/8/20).

Sebelumnya diberitakan, atas tertunda eksekusi putusan Kasus Ijazah Palsu terhadap anggota Dewan perwakilan  Rakyat Daerah (DPRD) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) H Amiruddin.

Kasipidum Kejaksaan Takalar, Asriani As’ad mengatakan, alasan tertundanya eksekusi Amiruddin, karena adanya  instruksi dari kementerian Hukum dan Ham, bahwa terpidana, sebelum dikirim ke Lapas lebih awal dilakukan  Rapid tes.

Hasil rapid tes yang dilakukan pihak Dinas Kesehatan Takalar terhadap Amiruddin Mami, selama tiga kali  dilakukan pemeriksaan hasilnya reaktif.

“Sehingga dilakukan isolasi mandiri. Namun tetap kita koordinasi petugas covid 19. Hasil rapid tes diterbitkan  Dinas Kesehatan atau petugas gugus Covid 19” ujar Asriani As’ad SH.

Kajari Takalar, Syafril SH.MH mengatakan, salah satu syarat setiap kita melakukan eksekusi atau pemindahan  tahanan, harus mengikuti protokol kesehatan sesuai Peraturan dari Kemenkumham.

“Soalnya penerimaan tahanan dari pengadilan, itu harus dilakukan dengan hasil non reaktif oleh Jaksadan bukti  harus dilampirkan,” ujarnya.

Menurut Syafril,setelah rapid test dan hasilnya reaktif, berlakulah prosedur penanganan covid 19 oleh gugus tugas. Jadi yang bersangkutan belum bisa kita eksekusi tetapi dia harus menjalani isolasi ke tempat wisata yang ditetapkan pemerintah.

Sementara Gugus Covid 19 Takalar Mahardi, mengatakan sesuai hasil pemeriksaan Rapid tes, H Amiruddin Reaktif covid 19, jadi kita lakukan isolasi mandiri dan ini malam kita langsung isolasi di Swiss bell Hotel Makassar jalan Penghibur.

“Jadi saya sudah berkoordinasi dengan gugus provinsi Sulawesi Selatan, legislator dari partai Demokrasi perjuangan Indonesia (PDIP) di isolasi selama empat hari,lewat empat hari dilakukan swab tes sebanyak dua kali”terangnya.(Jahar)

Pos terkait