MAKASSAR CITY

Insentif Tenaga Kesehatan Terlambat, Ini Penjelasan Kepala Dinkes Makassar

Insentif Tenaga Kesehatan Terlambat, Ini Penjelasan Kepala Dinkes Makassar

MAKASSAR, UPEKS.co.id – Insentif bagi tenaga kesehatan yang sudah turun anggarannya, namun tak kunjung cair, karena harus menunggu parsial keempat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar, Naisyah Tun Asikin menjelaskan, insentif bagi nakes sudah masuk dalam kas Pemkot Makassar. Namun, pencariannya perlu menunggu waktu karena harus dicatat terlebih dahulu dalam APBD.

“Sudah turun anggarannya dari pusat Rp9,2 miliar dalam bentuk dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) sudah turun ke Pemerintah Kota dalam kas Daerah,” ungkap Naisyah, Senin (17/8/2020).

Menurutnya, Dinkes Makassar belum menyalurkan insentif nakes karena terkendala mekanisme anggaran yang harus dipatuhi. Harus mengikuti alur keuangan pemkot dari pemerintah pusat, jadi tidak begitu saja disalurkan.

“Tapi kan ada mekanisme anggaran, uang dari luar harus dicatat dulu dalam APBD. Mekanismenya tunggu parsial keempat karena ini kan harus cepat,” ujarnya.

Dari segi administrasi sudah dilengkapi dengan baik sehingga ia menjamin jika telah memasuki parsial ke empat maka insentif akan langsung disalurkan.

“Semua administrasi untuk pencairan sudah siap. Tinggal kita mengikuti mekanisme keuangan,” katanya.

Proses dananya tidak serumit dahulu yang harus melewati pemerintah provinsi, sekarang dana dari pemerintah pusat langsung ke kas daerah, jadi sisa disalurkan.

“Presiden sudah rubah mekanismennya. Dulu melalui provinsi, kalau sekarang langsung dikirim ke kas daerah dalam bentuk BOK,” tuturnya. “Uang itu sudah masuk karena kita sudah lengkapi administrasi. Dua bulan sudah oke. Malah nomor rekening nakes sudah didaftarkan semua,” tutupnya.(rul)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top