Dana Stimulan Rp.50 Juta Mengucur, Berbentuk Huntap Type 36 dan Dibelikan Tanah

  • Whatsapp
Dana Stimulan Rp.50 Juta Mengucur, Berbentuk Huntap Type 36 dan Dibelikan Tanah

Dana Stimulan Rp.50 Juta Mengucur, Berbentuk Huntap Type 36 dan Dibelikan Tanah

LUTRA, UPEKS.co.id — Pemerintah akan memberikan bantuan kepada warga korban banjir bandang dan tanah  longsor di Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 50 juta.

Bacaan Lainnya

Tujuannya untuk membangun hunian tetap (huntap). Dana stimulan itu akan diberikan kepada korban bencana  yang rumahnya mengalami kerusakan ringan, sedang dan berat.

Hal ini dituturkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lutra, Muslim Muhtar pada media ini,  Minggu (30/8/2020) siang melalui via jejaring whatsapp.

Muslim Muhtar mengatakan, warga yang rumahnya rusak berat dan tak dapat dihuni, pemerintah akan  membangunkan hunian tetap (huntap) dan membelikan tanah/hibah.

Terhadap masyarakat akan mendapatkan dana hunian tetap sebesar Rp 50.000.000, untuk rumah rusak berat,  rumah rusak sedang Rp.25 juta dan rusak ringan Rp.10 juta,” ujar Kepala BPBD Lutra.

Menurutnya, dana stimulan tersebut dari pemerintah pusat/BNPB tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, tapi  diberikan dalam bentuk ramuan rumah dan dibangunkan dan lokasi tanah untuk hunian tetap akan dihibahkan dan  itu menjadi hak milik warga korban bencana banjir bandang.

Hunian tetap yang dibangun pemerintah nantinya adalah bangunan type 36. ” Jadi, tidah usah miki’ kuatir,  pemerintah menyediakan kelebihan tanah, agar kedepan nantinya masyarakat bisa melakukan pengembangan  rumah dan ukurannya masih sementara dibahas, tentu ini pemerintah sudah memikirkannya,” terang Muslim
Muhtar.

Lanjut Kepala BPBD di WhatsApp nya menambahkan bahwa, Bupati Lutra, Indah Putri Indriani terus berupaya  agar bantuan dana stimulan untuk pembangunan hunian tetap bagi masyarakat korban bencana banjir bandang  tanah longsor bisa segera terwujud, termasuk Dana Tunggu Hunian (DTH) dari BNPB dan Bupati langsung  menemui Kepala BNPB Doni Monardo.(yustus).

Pos terkait