Antrean Elektronik Mudahkan Layanan bagi Peserta JKN-KIS di Tengah Pandemi

  • Whatsapp
Antrean Elektronik Mudahkan Layanan bagi Peserta JKN-KIS di Tengah Pandemi
Narasumber : MUSDALIFAH
Antrean Elektronik Mudahkan Layanan bagi Peserta JKN-KIS di Tengah Pandemi
Narasumber : MUSDALIFAH

Palopo, Upeks.co.id – Selain memberikan kemudahan bagi peserta JKN-KIS, ternyata kemudahan antrean elektronik dirasakan pula oleh petugas yang berjaga di loket fasilitas kesehatan. Di tengah pandemi seperti ini, dengan antrean elektronik, waktu pelayanan menjadi lebih singkat dan tak ada kerumunan.

“Saya sebagai manusia biasa kadang merasa was-was, apalagi saya bekerja setiap hari bertemu dengan orang baru. Yang dihadapi pasti bukan orang yang sehat karena mereka pun ingin berobat datang ke Puskesmas. Serba salah jadinya kalau kita tidak maksimal dalam melayani. Oleh karena itu saya merasa sangat terbantu dengan adanya antrean elektronik ini,” kata Musdalifah, seorang perawat yang bertugas di loket Poli Gigi dan Mulut Puskesmas Tana Lili, Sabtu (30/05).

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, dengan adanya antrean elektronik ini, maka peserta JKN-KIS dapat lebih mudah dalam memastikan waktu tunggu antrean, apalagi antrean ini sudah terkoneksi dengan aplikasi Mobile JKN sehingga peserta dapat mengambil nomor antrean dari rumah melalui ponsel masing-masing.

“Saya sendiri sebagai petugas loket juga ikut dimudahkan karena peserta yang sebelumnya harus saya panggil satu persatu untuk ke poli, sekarang masing-masing poli bisa langsung memanggil pasiennya tanpa lewat saya,” tambah Musdalifah.

Menurutnya, aplikasi Mobile JKN semakin menjadi andalan bagi peserta JKN-KIS di tengah kondisi yang serba terbatas seperti saat ini. Dengan aplikasi ini, pelayanan kesehatan menjadi tak terhalang. Semua bisa diakses oleh peserta, termasuk melakukan konsultasi dengan dokter pun, sekarang tidak perlu lagi bertatap muka langsung dengan memanfaatkan fitur di Mobile JKN.

“Jadi tidak ada lagi kekhawatiran harus keluar rumah untuk melakukan konsultasi dengan dokter. Semua sudah serba digital. Masyarakat sekarang sudah paham teknologi, untuk itu tinggal kita yang harus lebih gencar mengedukasi saja agar mereka bisa lebih cepat paham akan penggunaan aplikasinya,” ujar Musdalifah. (Jamkesnews)

Pos terkait