ANEKA

Warga Minta Usut Pengelolaan Dana CSR di Desa Sampulungan, Ini Penjelasan Pj.Kades

TAKALAR.UPEKS.co.id— Warga Desa Sampulungan, Kecamatan Galesong Utara (Galut), Kabupaten Takalar,  minta aparat penegak hukum mengusut pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) di Desa
Sampulungan.

Pasalnya, dana CSR yang dikelola Penjabat Kepala Desa (Kades) Sampulungan, Rustan Muang, diduga tidak  transparan pemanfaatannya.

“Selama Rustan Muang menjabat Pj Kades Sampulungan, penggunaan dan CSR-nya tidak transparan. Memang  saat rapat RABDes, kami diundang. Namun setelah itu, kami tidak tahu lagi apa realisasi dari penggunaan  anggaran CSR itu,” ungkap AB salah seorang warga Desa Sampulungan, Minggu (9/8/20).

Padahal, menurut dia, dana CSR yang diberikan perusahaan penambang pasir laut di Galesong itu, untuk warga  yang terdampak aktivitas penambangan pasir.

Namun, oleh Pj Kades Sampulungan, sebagian besar dana CSR tersebut digunakan untuk membeli fasilitas kantor  Desa, yang notabenenya telah dianggarkan dalam APBDes maupun Dana Desa.

“Dana CSR itu dipakai Kades membeli kursi untuk kantor Desa, padahal dana CSR itukan harusnya dimanfaatkan  untuk kesejahteraan warga, bukan untuk membeli keperluan kantor Desa yang sudah ada anggarannya dalam  APBDes maupun Dana Desa. Makanya, kami minta aparat penegak hukum memeriksa penggunaan dana CSR  dan Dana Desa di Sampulungan,” pintanya.

Sementara itu, Pj Kades Sampulungan, Rustan Muang yang dikonfirmasi sejumlah awak media, mengakui jika ia  telah menggunakan sebagian besar dana CSR tersebut untuk membeli fasilitas kantor Desa.

“Dana CSR yang masuk di rekening desa selama April, Mei dan Juni 2020 sebesar Rp135 juta, kami sudah  belanjakan 79 juta untuk pembelian 40 kursi merek Futura untuk kantor desa dan 30 unit GPS untuk nelayan serta  pembangunan jamban keluarga tiga unit,” akunya, baru-baru ini.

Sedangkan sisa dana CSR-nya, lanjut Rustan, akan digunakan untuk membeli mesin fiber bagi nelayan. “Insya  Allah, minggu depan kami akan mengadakan mesin fiber untuk nelayan,” katanya.(rif).

Loading...

#TRENDING

To Top