Tingkatkan Mutu Operator Madrasah, Bidang Penmad Sulsel Gandeng STIMIK Handayani

  • Whatsapp
Tingkatkan Mutu Operator Madrasah, Bidang Penmad Sulsel Gandeng STIMIK Handayani

Tingkatkan Mutu Operator Madrasah, Bidang Penmad Sulsel Gandeng STIMIK Handayani

MAKASSAR.UPEKS.co.id—Kementerian Agama Provinsi SulSEL melalui Bidang Pendidkan Madrasah (Penmad)
kerjasama Pasca Sarjana STMIK Handayani Makassar, menggelar workshop via daring diikuti seluruh operator  Madrasah se Sulawesi Selatan, Sabtu (11/7/2020).

Bacaan Lainnya

Workshop bertema “The Powerful of Pivot Table Excel – Bagaimana Menganalis Data Dalam Jumlah Besar Dalam  Waktu Singkat” .

Hadir dua instruktur,Najirah Umar dan Billy Eden William Asrul. Turut hadir secara online Kepala Bidang Penmad  Kanwil Kemenag Sulsel H.Masykur, Ketua STMIK Handayani Makassar DR.Nasrullah, Ketua Program Pasca  Sarjana STMIK Handayani Makassar DR Eng Yuyun, dan Kepala Seksi Kelembagaan dan Sistem Informasi pada  Bidang Penmad Kanwil Kemenag Sulsel yang juga bertindak selaku Koordinator Operator Madrasah se Sulawesi  Selatan H.Saenong.

Kabid Penmad H.Masykur saat sambutan pembukaan berterima kasih kepada para operator madrasah yang  dijulukinya sebagai pejuang data, yang luar biasa karena sangat membantu percepatan pelaksanaan pekerjaan di  Kementerian Agama.

“Terimakasih kepada para operator yang telah berhasil mengantar kesuksesan penyelenggaraan ujian di  Kementerian Agama dan pelaksanaan data Emis”, ucap H.Masykur

Sebagai bentuk apresiasi pada kinerja para operator Madrasah, H.Masykur menjanjikan untuk memperjuangkan  kesejahteraan mereka agar pemerintah lebih memperhatikannya di tahun 2021.

Diharapkan para operator memanfaatkan betul momentum pelaksanaan workshop ini guna meningkatkan  keilmuan, sehingga ilmu yang didapatkan dapat diterapkan disatuan kerja masing-masing dan berharap kegiatan  ini bisa dilakukan secara berkesinambungan antara Kanwil Kemenag Sulsel dengan STMIK Handayani Makassar  dengan melibatkan para Kepala Madrasah dan Kepala Seksi.

Ketua STMIK Handayani, DR.Nasrullah dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi kegiatan ini  mengungkapkan, kegiatan ini luar biasa karena ternyata bukan hanya diikuti operator Madrasah se Sulsel, tapi ada  juga yang turut bergabung dari Sulawesi Barat, Ambon dan Papua.

Lebih lanjut, DR.Nasrullah menyampaikan, mengemban tugas sebagai operator itu adalah sangat berat. “Saya  pernah jadi operator kurang lebih 10 tahun di STMIK Handayani. Saya tahu persis bagaimana beratnya  mengemban tugas ini”, ucapnya

Oleh sebab itu, kata Nasrullah, Koordinator Kopertis dulu pernah mengimbau seluruh Perguruan Tinggi agar  memelihara baik-baik para operator karena itu adalah jantungnya Perguruan Tinggi.

“Sama halnya operator yang ada di kabupaten dan operator-operator Madrasah. Kenapa, karena yang diolah itu  adalah data. Data ini membutuhkan perhatian khusus kemudian diolah sediemikian rupa dengan menggunakan  sistem atau aplikasi. Namun kalau yang mengimput data itu tidak konsisten akhirnya yang dihasilkan tidak sesuai  harapan”, jelasnya menambahkan.

H.Saenong, saat menyampaikan materi mengungkakan harapannya, kiranya melalui kegiatan ini mutu para operator Madrasah dapat ditingkatkan sehingga tidak lagi bekerja sampai larut malam dan kedepannya sebagai reward bagi mereka akan diadakan pemilihan operator teladan se Sulawesi Selatan. (rls).

Pos terkait