MAKASSAR CITY

Tidak Perlu Khawatir Selama Program KLN-KIS Terus Ada

Tidak Perlu Khawatir Selama Program KLN-KIS Terus Ada

 

Makassar, Upeks.co.id— Menjadi peserta JKN-KIS adalah kesyukuran bagi Asnia Edja sekeluarga. Asnia yang memiliki 3 orang anak yang masih kecil ini tentu rentan terkena penyakit. Beruntung pekerjaaanya sebagai Pekerja Penerima Upah (PPU) alias Guru PNS di salah satu sekolah negeri di Kota Makassar menjamin kepesertaan dirinya dan keluarga intinya dalam Program JKN-KIS.

Saat ditemui tim Jamkesnews, Kamis (09/01) di Rumah Sakit Bahagia Makassar, Asnia yang sementara menjaga anaknya Hubaidil (4) yang masih menjalani perawatan rawat inap menceritakan berbagai pengalamannya selama menjadi peserta JKN-KIS.

“Boleh dibilang anak saya Hubaidil ini langganan rumah sakit. Kami memang sering keluar masuk rumah sakit karena berbagai kondisi penyakit yang menyerang anak saya. Pernah karena demam berdarah, typhoid, kejang dan demam biasa. Selama menjalani perawatan tersebut kami hanya memanfaatkan fasilitas JKN- KIS dan Alhamdulillah sejauh ini pelayanan yang kami dapatkan sangat bagus dan tidak ada biaya tambahan sama sekali,” cerita Asnia.

Tidak Perlu Khawatir Selama Program KLN-KIS Terus Ada

Asnia merasa lega dan tidak perlu khawatir dan sangat terbantu dengan hadirnya Program JKN-KIS. Walaupun menurutnya ada beberapa kenalannya yang pernah merasa kesulitan dalam memanfaatkan fasilitas JKN-KIS, Asnia sendiri tidak pernah merasakan kesulitan tersebut.

“Mungkin banyak yang belum paham prosedurnya atau mungkin dari kartunya sendiri yang tidak aktif sehingga pada saat ingin menggunakan kartu JKN-KIS-nya merasa kesulitan. Padahal selama indikasi medis dan kita paham prosedurnya semuanya mudah saja,” jelasnya.

Selain menceritakan pengalamannya menggunakan fasilitas JKN-KIS, Asnia juga turut mengapresiasi BPJS Kesehatan dengan hadirnya petugas BPJS SATU! yang mengunjungi setiap peserta yang ada di rumah sakit.

“Menurut saya dengan hadirnya petugas BPJS SATU! ini sangat bagus. tadinya saya pikir ada apa kenapa ada petugas BPJS Kesehatan yang datang mengunjungi kamar perawatan, ternyata petugas tersebut hanya ingin memastikan bahwa kami pasien di sini dilayani dengan baik oleh pihak rumah sakit, tidak dimintai biaya tambahan dan tadi pasien sebelah juga meminta informasi yang langsung diberikan solusi oleh petugas BPJS Satu tersebut. Semoga program BPJS Kesehatan ke depannya lebih baik lagi,” tutup Asnia Edja. (Jamkesnews)

#TRENDING

To Top