Soal Pansus BLT, DPRD Tegaskan Kepala Desa Agar Tak Perlu Risih

  • Whatsapp
Soal Pansus BLT, DPRD Tegaskan Kepala Desa Agar Tak Perlu Risih

Soal Pansus BLT, DPRD Tegaskan Kepala Desa Agar Tak Perlu Risih

BULUKUMBA,UPEKS.co.id— Legislator Golkar, Juandy Tandean, meminta para kepala desa untuk tetap tenang,  terkait terbentuknya Pansus Pengawasan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Bacaan Lainnya

Pasalnya, pansus ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD sebagaimana diamatkan oleh undang-  undang.

“Jika anda benar, tak perlu risih. Hanya orang bersalah yang takut diawasi. Olehnya kita berharap, agar para  kepala desa bisa kooperatif,” kata Juandy.

Juandy menambahkan, aksi kepala desa menolak pansus hanya membuat masyarakat semakin curiga.

Sebelumnya, Puluhan Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Bulukumba datangi kantor DPRD), Senin (13/7/2020).

Kedatangan mereka menyampaikan penolakan terhadap terbentuknya Panitia Khusus (pansus) Bantuan  Langsung Tunai (BLT) dana desa.

Perwakilan massa, Kades Bontonyeleng, Andi Baso Mauragawali AS menyampaikan, pihaknya menolak  terbentuknya pansus tersebut karena tak sesuai dengan aturan.

Andi Baso menyebut, pembentukan pansus harus didasari tingkat urgensi atas adanya kejadian luar biasa, dan  dapat berdampak terhadap banyak orang. Sedangkan dari penyaluran BLT dana desa kata dia, sejauh ini tidak  ada permasalahan yang berarti.

“Saya jelaskan, tidak ada satu sen pun BLT yg diselewengkan oleh kepala desa. Semua diterima oleh penerima  dengan prosedur sangat ketat, kalau ada yang tidak puas itu ada, karena kita tidak bisa memenuhi seluruh  keinginan warga untuk menerima BLT apalagi dananya terbatas,” kata Andi Baso.

Pihaknya mewakili Kades di Bulukumba tidak risih sedikit pun terkait persoalan ini. Yang masalah DPRD bentuk  Pansus yang tidak ada urgensinya sama sekali, apalagi BLT masih berjalan sampai sekarang. (sufri).

Pos terkait