Pemerintah Membantu Keluarga Saya Dengan Sistem Gotong Royong

  • Whatsapp

Pemerintah Membantu Keluarga Saya Dengan Sistem Gotong Royong

Parepare, Upeks.co.id – Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sudah mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat dimana program ini sudah menjadi andalan bagi mereka yang membutuhkan apalagi bagi masyarakat yang kurang mampu, maka dengan hadirnya JKN-KIS menjadi secercah harapan untuk mereka. Walaupun dalam kondisi ekonomi yang terbatas, mereka bisa memperoleh perawatan tanpa khawatir terbebani biaya yang cukup besar.

Bacaan Lainnya

Sistem gotong royong yang diterapkan oleh BPJS Kesehatan, rupanya menjadi salah satu ujung tombak terlaksananya Program JKN-KIS, semakin banyak yang menjadi peserta dan sehat maka akan semakin ringan pula pembebanan biaya pengobatan dan perawatan peserta lain yang sedang sakit.

Hal ini sangat dirasakan oleh salah satu peserta PBI APBN yang berdomisili Bacukiki Harapan Kota Parepare, Abbas (66 tahun). Menurutnya, sistem gotong royong yang ada di BPJS Kesehatan sangat membantu masyarakat miskin dalam hal biaya pelayanan kesehatan yang relatif mahal.

“Gotong royong itu berguna bagi orang lain, seperti Pemerintah yang membayar iuran setiap bulannya untuk warga yang kurang mampu seperti saya dan keluarga,” ucap kakek yang sehari-hari bertani ini.

Abbas mengaku awalnya sempat pesimis terhadap pelayanan kesehatan karena ia hanya sebagai peserta yang iurannya dibayarkan oleh Pemerintah. Sebelum mengakses faskes, diapun tidak segan untuk bertanya tentang manfaat dan prosedur pelayanan peserta JKN-KIS.

“Dulu sempat berpikir kalau akan ditelantarkan karena saya peserta JKN-KIS, apalagi saya dari kepesertaan PBI APBN, namun pikiran tersebut lenyap seketika dimana saya dilayani dengan baik di faskes mulai dari pendaftaran sampai saya pulang. Dan pelayanan yang diberikan oleh petugas yang ada di faskes sangat bagus,” katanya.

Ia pun mengaku setelah mendapatkan pelayanan yang baik di faskes, ia juga dibuat kembali tersenyum karena sama sekali tidak dibebani biaya pengobatan.

“Saya dan keluarga berterima kasih pada pemerintah karena sudah membantu keluarga saya sebagai peserta JKN-KIS, sudah membantu mendanai pengobatan peserta yang sakit, khususnya bagi warga yang kurang mampu seperti saya dan keluarga,“ tutur Abbas. (Jamkesnews)

Pos terkait