Lewat Telekolekting, BPJS Kesehatan Watampone Ingatkan Peserta Bayar Iuran 

  • Whatsapp
Lewat Telekolekting, BPJS Kesehatan Watampone Ingatkan Peserta Bayar Iuran 

Lewat Telekolekting, BPJS Kesehatan Watampone Ingatkan Peserta Bayar Iuran 

Watampone, Upeks.co.id  – Telekolekting BPJS Kesehatan merupakan salah satu upaya penagihan tunggakan iuran kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang menunggak dengan rentang umur tunggakan 2-23 bulan. BPJS Kesehatan Kantor Cabang Watampone pun telah melaksanakan kegiatan telekolekting tersebut secara intens dan berkesinambungan.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan telekolekting adalah salah satu upaya pengumpulan iuran bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang menunggak. Petugas telekolekting melakukan penagihan iuran melalui telepon kepada peserta PBPU. Hasil telekolekting diinput ke dalam aplikasi Simanis. Selama tahun 2020 sampai dengan bulan Maret terdapat 36.204 peserta yang ditelepon,” jelas Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan Kantor Cabang Watampone Anggrawati, Kamis (23/04).

Anggrawati menuturkan bahwa dalam kegiatan telekolekting ini mekanisme yang pertama adalah melakukan mapping data peserta dengan memilih jumlah bulan tunggakan dan daerah asal peserta, dilanjutkan dengan menelepon satu per satu peserta tersebut.

“Pada saat kami membuka satu data peserta, kami sambungkan juga ke Whatsapp untuk mengirimkan pesan secara rinci terkait jumlah bulan tunggakan dan iuran yang harus dibayarkan peserta bersangkutan,” jelasnya.

Selain itu, petugas telekolekting juga mengingatkan kepada peserta bahwa iuran JKN-KIS dapat dibayarkan di Indomaret, Alfamart, Kantor Pos, ataupun Pegadaian terdekat. Hal ini memberikan kemudahan tersendiri bagi peserta karena bisa kapan pun melakukan pembayaran iuran tanpa harus datang ke kantor.

“Penagihan iuran BPJS Kesehatan via telepon menurut saya sangat efektif karena saya yang sibuk bekerja terkadang lupa untuk membayar iuran tiap bulannya,” kata Gian, salah seorang peserta JKN-KIS mandiri kelas 3 saat dihubungi melalui kegiatan telekolekting.

BPJS Kesehatan pun senantiasa mengimbau para peserta mandiri agar mendaftarkan pula pembayaran iuran JKN-KIS melalui layanan autodebit Bank Mandiri, BNI,BRI, BCA, M-Cash, Tokopedia atau melalui aplikasi Mobile JKN. Secara bertahap, mitra autodebit akan terus diperluas dan ditingkatkan kualitas layanannya. Harapannya apabila iuran peserta Program JKN-KIS lancar, peserta tidak perlu khawatir jika sewaktu-waktu kartu JKN-KIS dibutuhkan untuk berobat ke rumah sakit. (Jamkesnews)

Pos terkait