Lewat Mobile JKN, Bisa Urus Administrasi JKN-KIS Dari Rumah

  • Whatsapp

Lewat Mobile JKN, Bisa Urus Administrasi JKN-KIS Dari Rumah

 

Palopo, Upeks.co.id  – Aplikasi Mobile JKN hadir untuk mempersingkat kegiatan peserta sehingga tidak harus datang ke kantor BPJS Kesehatan. Dengan adanya aplikasi ini, peserta cukup menggunakan ponsel saja di rumah mereka sudah mengetahui semua informasi yang diinginkan.

Di tengah maraknya virus corona di Indonesia, aplikasi Mobile JKN menjadi salah satu jalan keluar bagi peserta yang hendak mengurus administrasi JKN-KIS. Peserta yang harus menjalani karantina di rumah tetap dapat mengecek data kepesertaan Program JKN-KIS secara mandiri melalui ponselnya, tak perlu keluar rumah dan tak perlu bertemu dengan orang banyak. Antre di Puskesmas pun menjadi sangat singkat, karena nomor antreannya bisa diambil melalui aplikasi ini. Hal ini pun disambut baik oleh salah satu Kepala Puskesmas di Kabupaten Luwu

“BPJS Kesehatan sangat memikirkan keselamatan bersama. Baik fasilitas kesehatan seperti kami, juga peserta. Semua bisa terlayani dengan baik dan sama-sama terjaga kesehatannya. Saya pribadi juga sangat mendukung social distancing. Tidak ada lagi penumpukkan antrean yang berisiko penularan virus corona,” kata Kepala Puskesmas Ponrang, Erny Hattabe, Selasa (31/03).

Erny menambahkan, virus corona ini sangat cepat penularannya, sehingga sangat perlu suatu terobosan yang bisa membuat masyarakat beradaptasi dengan keadaan luar. Diharapkan tidak ada lagi penumpukan peserta atau keramaian yang ada di fasilitas kesehatan yang terlalu berisiko tinggi.

“Ini yang saya suka dari Program JKN-KIS. Kita selalu saling bahu membahu untuk mengatasi masalah yang seperti ini. Selalu ada jalan keluar yang baik untuk keduanya, baik dengan mitra fasilitas kesehatan maupun dengan peserta. Semuanya sangat dipikirkan demi kebaikan bersama. Tidak ada sama sekali pihak yang dirugikan. Ini menjadi jalan keluar terbaik buat pelayanan peserta di tengah keadaan yang sulit seperti ini,” katanya.

Erny mewajibkan seluruh pegawai Puskesmas untuk belajar dan menguasai aplikasi ini agar dapat mengedukasi peserta yang masih menggunakan cara manual untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan agar bisa memberikan pelayanan lebih untuk peserta. Tenaga kesehatan punya keluarga juga yang mengkhawatirkan mereka. Mari melakukan hal-hal yang berguna seperti ini untuk melindungi diri kita bersama,” tutup Erny. (Jamkesnews)

Pos terkait