Jelang Tahun Ajaran Baru, Bupati Lutim Vidcon dengan Kepala Sekolah

  • Whatsapp
Jelang Tahun Ajaran Baru, Bupati Lutim Vidcon dengan Kepala Sekolah

Jelang Tahun Ajaran Baru, Bupati Lutim Vidcon dengan Kepala Sekolah

LUTIM.UPEKS.co.id—Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler disela-sela kegiatan di Jakarta, Bupati  Luwu Timur Rapat via Zoom Meeting dengan para kepala Sekolah Tingkat TK, SD dan SMP sederajat se  Kabupaten Luwu Timur.

Bacaan Lainnya

Rapat ini membahas kesiapan proses maupun strategi pembelajaran menjelang tahun ajaran baru 2020-2021 di  masa adaptasi kebiasaan baru pandemi Covid-19.

Bupati dalam arahannya mengatakan, terkait kepastian jadwal masuk pembelajaran tatap muka siswa wilayah  Lutim dalam tahun ajaran baru ini masih menunggu hasil koordinasi pemda dengan beberapa pemegang  kebijakan di Provinsi dan Pusat serta tim gugus.

“Untuk sementara pembelajaran tatap muka tahun ajaran baru ini dimulai 13 Juli 2020. Untuk siswa TK, SD dan  SMP di Lutim belum diterapkan, pembelajaran tetap secara online, kita masih menunggu pentunjuk,” kata Bupati  via video conference dari Jakarta

Bupati berharap, agar seluruh insan pendidikan tetap berkoordinasi terkait strategi pembelajaran agar tidak  menimbulkan kejenuhan bagi siswa maupun para orang tua yang mendampingi, supaya proses pembelajaran di  rumah itu bisa berjalan dengan baik.

”Pada saat kondisi seperti ini, pihak sekolah memang tidak bisa menargetkan kurikulum seperti dalam keadaan  normal. Terpenting bagaimana kondisi saat ini bisa disiasati, sehingga mutu dari pembelajaran itu paling tidak bisa  dipertahankan,” ujarnya.

Para kepala sekolah, para guru dan siswa, mari kita maksimalkan kegiatan pembelajaran di rumah, supaya tidak  ketinggalan perkembangan ilmu pengetahuan, tegasnya.

”Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat, hidayah dan taufiq-Nya, serta membimbing anak kita dalam  menjalani seluruh rangkaian proses pembelajaran satu tahun kedepan,” pungkasnya.

Informasi lebih lanjut, selain para kepala sekolah turut hadir pada zoom meeting tersebut Dewan Pendidikan,  Pengawas Pendidikan serta Dinas Pendidikan. (hms/rls).

Pos terkait