MAKASSAR CITY

Hidup Saya Bergantung Pada JKN-KIS

Hidup Saya Bergantung Pada JKN-KIS

Palopo, Upeks.co.id– Yuliana (50) adalah seorang pasien gagal ginjal yang menggantungkan hidupnya pada Program JKN-KIS. Sungguh beruntung rasanya, Yuliana bisa merasakan pengobatan tanpa mengeluarkan biaya. Mengingat penyakit yang ia derita cukuplah berat, perlu dilakukan penanganan khusus dan dilakukan rutin seumur hidupnya.

”Hidup sudah terasa berat, dengan terkenanya penyakit gagal ginjal ini rasanya hidup makin berat karena harus cuci darah setiap minggunya, Tapi di sisi lain saya sangat bersyukur masih diberi kesempatan hidup lebih lama dengan bantuan kedermawanan hati masyarakat Indonesia. Yang rela bergotong-royong membantu saudaranya yang lagi sakit keras,” kata Yuliana.

Yang kita ketahui, penyakit hemodialisa atau yang biasa dikenal adalah penyakit gagal ginjal merupakan penyakit dengan kondisi yang tidak biasa. Setidaknya dalam seminggu rutin cuci darah tiga kali seminggu dan sekali proses pencucian tersebut memakan waktu sekitar 4-5 jam. Jika tidak maka racun akan kembali diserap oleh tubuh, karena ginjal sudah tidak maksimal dalam melaksanakan fungsinya.

“Terima kasih JKN-KIS, terima kasih BPJS Kesehatan, terima kasih pemerintah sudah bersedia membantu kami yang sakit ini. Dimana biaya untuk sehat kembali itu sangatlah mahal, dengan dikunjungi dan diberikan semangat seperti inipun saya sudah merasa sangat diperhatikan. Pemerintah rasanya tidak tanggung-tanggung membantu,” tambah Yuliana.

Selain berterimakasih Yuliana mengutarakan harapannya terhadap jaminan kesehatan yang sudah banyak membantunya. Harapannya, semoga dengan adanya kenaikan iuran yang tadinya pelayanan sudah baik maka menjadi makin baik lagi. Jaminan kesehatan makin luas lagi cakupannya sampai ke pelosok Indonesia, sehingga bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Semua yang saya dapatkan rasanya sudah baik, dari proses administrasi sampai mendapatkan pelayanan tidak ada kesulitan sama sekali. Dari wajah perawat yang bertugas, sangat ramah. Tidak ada perbedaan perlakuan pasien, semua sama baik yang mandiri ataupun bantuan pemerintah,” tuturnya.

Mengakhiri pembicaraan dengan tim Jamkesnews, Yuliana menghimbau agar segera mengurus jaminan kesehatan. Jangan sampai terlena karena sakit bisa datang kapan saja yang dapat merisaukan. Tidak ada biaya dalam mengurusnya, sangat mudah dan cepat. (jamkesnews)

#TRENDING

To Top