ANEKA

Hadiri Rakor Percepatan Penanganan Covid-19, Bupati Gowa Usulkan Perda Wajib Masker

Hadiri Rakor Percepatan Penanganan Covid-19, Bupati Gowa Usulkan Perda Wajib Masker

GOWA UPEKS.co.id —Kasus virus corona atau Covid-19 di Sulawesi Selatan setiap mengalami peningkatan. Dari  data terakhir sekitar 136 kasus baru yang tercatat.

Tingginya angka penyebaran dinilai perlu dilakukan penanganan yang lebih massif. Salah satunya adanya aturan  hukum yang mengikat masyarakat agar menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas Percepatan Penanganan Covid- 19 Tingkat Provinsi Sulsel di Rujab Gubernur Sulsel, Minggu (5/7/2020) malam mengusulkan  agar pemerintah provinsi dapat mendorong seluruh kabupaten/kota untuk mengagas peraturan daerah (perda)
wajib masker dan Penerapan Protokol Covid-19. Pasalnya, permasalahan yang ada saat ini di kabupaten/kota  adalah sama yaitu Covid-19

Sehingga untuk melakukan penanganan dengan cepat dalam memutus mata rantai penyebaran maka perlu  menyamakan cara pandang dalam penanganan Covid-19 di Sulawesi Selatan.

“Karena ini kan masalahnya sama yaitu Covid-19. Maka pola gerakannya juga harus sama. Ini supaya semua  daerah sama. Karena dengan cara memakai masker ini untuk bisa memutus mata rantai penularan Covid-19,”  jelasnya.

Lanjut Adnan-kio o mengatakan perda ini dinilai akan lebih cepat mendisiplinkan masyarakat untuk ikut pada  protokol kesehatan salah satunya penggunaan masker. Alasannya, perda adalah aturan yang memiliki landasan  hukum yang jelas, sehingga jika ada pihak yang melanggar atau keluar dari aturan tersebut maka berhak
mendapatkan sanksi yang diberlakukan.

Perlunya ada kebijakan seperti ini tentunya dengan melihat kondisi masyarakat saat ini. Dimana karakteristik  masyarakat berbeda-beda.

Pertama ada masyarakat memiliki punya kesadaran tinggi yang bisa langsung mengikuti arahan Pemerintah.  Kemudian ada masyarakat yang berkali-kali diberikan edukasi baru bisa ikut arahan dan aturan pemerintah.

“Sementara ada juga masyarakat meski diberikan edukasi tapi jika tidak dilakukan secara represif dan tegas, maka  sulit untuk mematuhi. Sehingga memang harus ada sebuah cara untuk memang betul-betul dia akan tunduk dan  patuh mengikuti arahan,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah meminta kepada para kepala daerah agar memassifkan  langkah-langkah penanganan Covid-19 di wilayahnya. Modalnya dengan menerapkan protokol kesehatan yang  ketat dan memasifkan edukasi kepada masyarakat.

“Saya meminta kepada bupati dan walikota untuk lebih fokus kepada pencegahan, caranya dangan protokol  kesehatan ketat,” tandasnya. (Sofyan).

#TRENDING

To Top