Dompet Dhuafa Sulsel Respon Cepat Banjir Masamba

  • Whatsapp
Dompet Dhuafa Sulsel Respon Cepat Banjir Masamba

Dompet Dhuafa Sulsel Respon Cepat Banjir Masamba

MAKASSAR.UPEKS.co.id—Ribuan rumah warga di Kab. Luwu Utara, Sulawesi Selatan, dihantam banjir bandang,  Senin malam (13/7). Sebanyak 4.930 keluarga di 6 kecamatan terdampak. Hingga saat ini 10 orang dilaporkan  meninggal dunia dan 46 lainnya masih dalam pencarian.

Bacaan Lainnya

Banjir ini dilaporkan sebagai banjir terparah yang melanda wilayah tersebut. Ratusan rumah warga terendam  lumpur bercampur pasir setelah diterjang air bah setinggi dua meter.

Dompet Dhuafa Sulsel (DD Sulsel) dengan cepat merespon kejadian bencana ini. Tujuh orang tim diturunkan  untuk membantu kebutuhan darurat di lokasi terdampak. Hingga Rabu (15/7) Dompet Dhuafa telah melakukan  asesmen dan pendampingan awal terhadap warga terdampak.

Dompet Dhuafa Sulsel juga bergabung bersama tim gabungan untuk melakukan evakuasi korban hilang di Desa  Radda, Kec. Baebunta. Yang juga merupakan lokasi terdampak parah banjir bandang.

Ratusan rumah di desa ini tertimbun lumpur. Aktivitas warga lumpuh karena lumpur yang membawa material  seperti kayu sampah menutup jalan di pemukiman warga.

Sementara itu, Rahmat Hidayat HM, Pimpinan cabang Dompet Dhuafa Sulsel menyatakan, tim Dompet Dhuafa  sudah hadir di lokasi untuk membantu evakuasi korban. Dmpet Dhuafa akan melakukan yang terbaik sampai  proses recovery nanti.

“Saat ini (Rabu, 15/7) kami melakukan evakuasi korban hilang di Desa Radda, Kec. Baebunta. Sementara untuk  rencana respon kedepan, Dompet Dhuafa akan membuka dapur umum, pos hangat dan aksi bersih material yang  masih menutupi ruas jalan,” ujarnya.

BNPB mencatat sebanyak 4.930 keluarga di Luwu Utara terdampak banjir bandang yang terjadi pada Senin (15/7)  lalu. Mereka berasa dari 6 kecamatan yakni Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan,  Malangke, dan Malangke Barat. (rls).

Pos terkait